Sederhananya kata dia, generasi muda di Kota Banjar harus berani menjadi konten kreator sebagai sarana untuk kesuksesan era digitalisasi ini.
“Perbanyak juga konten-konten tentang kedaerahan, banyak spot-spot di Kota Banjar yang bisa dijadikan konten. Sehingga Kota Banjar lebih terkenal, potensi-potensinya bisa digali oleh para konten kreator,” jelas AHS.
Selain membuka wawasan, AHS bersama tiga konten kreator itu juga aktif membuka sesi tanya jawab kepada para Gen Z dan kaum milenial.
Baca Juga:KPSP Setia Kawan Raih Miliaran Rupiah dari Hasil Memeras Susu SapiAntisipasi Kemacetan saat ‘Braga Free Vechile’, Polrestabes Bandung Siapkan Rekayasa Lalu lintas
“Saya berharap juga, Gen Z bisa berkontribusi dalam membangun Kota Banjar yang lebih baik lagi kedepannya,” tukasnya. (CEP)
