Pakar: Dunia Mesti Lantang Suarakan Gencatan Senjata Permanen di Gaza

JABAR EKSPRES – Pakar dan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas (Unand) di Sumatera Barat, Virtuous Setyaka, menegaskan perlunya seruan dan aksi nyata untuk gencatan senjata permanen di Jalur Gaza, Palestina oleh komunitas internasional dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Solusi gencatan senjata itu seharusnya lebih awal dilakukan oleh PBB,” kata pakar sekaligus akademisi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unand Sumbar Virtuous Setyaka di Padang, Jumat (29/3).

Ia berpendapat bahwa keputusan PBB untuk menetapkan gencatan senjata selama Ramadhan di Jalur Gaza merupakan langkah positif, namun tidak cukup untuk solusi jangka panjang yang mempertimbangkan aspek kemanusiaan.

Baca juga: Mesir Ancam Israel yang Berencana Menginvasi Rafah pada Bulan Suci Ramadan

Virtuous menekankan bahwa tanpa gencatan senjata permanen, Israel berpotensi melanjutkan agresi terhadap Palestina pasca-Ramadhan. Ia menyerukan agar negara-negara, khususnya anggota Dewan Keamanan PBB, lebih berani dalam menyelamatkan nyawa rakyat Palestina dari agresi Israel.

Meski mengapresiasi sikap 14 negara yang mendukung gencatan senjata sebagai sarana diplomasi, Virtuous menilai bahwa ini bukanlah solusi ideal yang diharapkan oleh PBB atau komunitas internasional. Yang diinginkan adalah terwujudnya gencatan senjata yang permanen.

“Tapi, yang jelas ini bukan skenario terbaik bagi PBB dan kita inginkan. Sebab, yang kita inginkan adalah gencatan senjata permanen,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, menyatakan harapan agar resolusi gencatan senjata yang telah disahkan Dewan Keamanan PBB dapat diimplementasikan secara penuh oleh semua pihak yang terlibat.

“Harapan kita (Indonesia) adalah dengan adanya resolusi ini implementasinya juga dapat dijalankan,” ucap Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Baca juga: Hamas dan 3 Faksi Palestina Lainnya Gelar Konferensi Pers Bersama

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan