BNPB Suntik Anggaran Penanganan Bencana Longsor di KBB

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat meninjau posko pengungsian di Desa Cibedug, Kecamatan Cipongkor, KBB. Rabu (27/3). Foto Jabarekspres
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto saat meninjau posko pengungsian di Desa Cibedug, Kecamatan Cipongkor, KBB. Rabu (27/3). Foto Jabarekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) menghelontorkan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) untuk penanganan bencana tanah longsor di Kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Sedikitnya BNPB menyuntik anggaran DSP untuk Pemerintah Kabupaten Bandung Barat sebesar Rp250 juta serta TNI dan Polri dengan masing-masing sebesar Rp150 juta.

Diketahui, longsor menerjang permukiman warga Kampung Gintung, menelan 10 korban jiwa dan meratakan 30 unit rumah di RW 04 Desa Cibenda pada Minggu (24/3/2024) malam.

Baca Juga:Mengintip Ngabuburit di Masjid Al Jabbar Bandung, Ada Takjil Gratis hingga Wisata Kemolekan ArsitekturPemukiman Nyalindung KBB  Diterjang Banjir Bandang, 15 Rumah Rusak Berat

“Saat ini Tim SAR gabungan dari Basarnas, Pemkab Bandung Barat, TNI dan Polri serta unsur potensi SAR terkait tengah melangsungkan operasi pencarian korban di hari ke tiga,” katanya.

Menurutnya, selain mengucurkan anggaran untuk percepatan penanganan, BNPB pun menjamin kebutuhan logistik 527 warga atau 145 kepala keluarga (KK) yang tinggal di posko pengungsian.

“Untuk pengungsi juga kita yakinkan kebutuhan dasarnya terpenuhi. Pengungsi sudah terpusat di Gor Desa Cibenda kurang lebih ada 500 pengungsi, tadi kami sudah melihat kondisinya. Untuk yang terdampak yang hilang rumah ada 30 rumah,” katanya.

Saat ini ratusan warga Kampung Gintung diminta mengosongkan rumah mereka dengan alasan keselamatan dari ancaman longsor susulan dan memusatkan pengungsian di Gor Desa Cibenda, SDN 1 Cibenda dan SDN Cipadakati.

Selain kebutuhan pangan, para pengungsi juga membutuhkan sandang terutama pakaian anak, popok, serta pembalut. Warga tidak sempat menyelamatkan pakaian, sebab rumah dan seisinya habis tertimbun longsor.

“Ada permintaan dari pengungsi untuk bisa dibantu pakaian anak, pakaian dewasa, alat pembersih dan sebagainya. Kita pastikan kebutuhan dasar bagi pengungsi ini harus terpenuhi,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar