Cari Tahu Jenis Makanan Manis yang ‘Dilarang’ Saat Buka Puasa!

JABAR EKSPRES – Kamu tau ga sih bahwa ada jenis makanan manis yang dilarang saat bulan puasa jadi kamu harus pilih-pilih ya, Apa saja?

Setelah seharian menjalankan ibadah puasa, tidak jarang seseorang menginginkan makanan atau minuman manis saat berbuka. Namun demikian, ahli gizi menegaskan bahwa konsumsi makanan manis juga memerlukan kehati-hatian.

Menurut ahli gizi Ika Setyani, konsumsi makanan atau minuman manis saat berbuka dapat membantu menggantikan energi yang hilang selama berpuasa. “Gula dalam makanan manis bisa cepat mengembalikan energi yang hilang selama puasa,” ujarnya

Gula, yang merupakan karbohidrat sederhana, mudah diubah menjadi energi dalam tubuh. Namun demikian, Ika menekankan pentingnya untuk tetap berhati-hati dalam mengonsumsi makanan dan minuman manis. Dia menyarankan agar memperhatikan sumber dan jumlah gula yang digunakan.

Ika juga menegaskan bahwa makanan atau minuman yang mengandung gula tambahan secara berlebihan sebaiknya dihindari. Rekomendasi Kementerian Kesehatan menetapkan batasan asupan gula harian sebesar 50 gram atau setara dengan 4 sendok makan, termasuk gula yang terkandung dalam makanan dan minuman.

Baca Juga: Nikmati Kelezatan dan Kelembutan Tiramisu Cake dengan Coba Membuatnya Sendiri di Rumah!

Namun, perlu diperhatikan bahwa gula alami, seperti fruktosa yang terkandung dalam bahan makanan, memiliki perbedaan dengan gula tambahan. Gula alami cenderung tidak terlalu manis jika dibandingkan dengan gula tambahan. “Dari segi kesehatan, gula alami jauh lebih baik daripada gula tambahan. Namun, konsumsi gula tambahan secara bijak tetap diperbolehkan,” jelas Ika.

Baik gula tambahan maupun gula alami memiliki efek yang sama dalam mengembalikan energi dengan cepat. Oleh karena itu, dalam memilih makanan manis untuk berbuka puasa, penting untuk memperhatikan keseimbangan dan jumlah konsumsi gula.

Sebagai tambahan, Ika menyarankan agar tidak hanya memperhatikan kadar gula, tetapi juga memilih makanan manis yang kaya akan nutrisi. Buah-buahan segar atau olahan buah yang tidak hanya memberikan rasa manis tetapi juga mengandung serat dan nutrisi penting lainnya dapat menjadi pilihan yang lebih sehat.

Dengan demikian, konsumsi makanan manis saat berbuka puasa dapat menjadi bagian dari pola makan yang seimbang asalkan dilakukan secara bijak. Memperhatikan sumber gula dan kandungan nutrisi dalam makanan manis dapat membantu menjaga kesehatan tubuh selama bulan Ramadan.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan