Hati-Hati! Modus Penipuan Melalui Aplikasi Telegram yang Merugikan, Ini Cirinya

JABAR EKSPRES – Belakangan ini, modus penipuan melalui aplikasi Telegram menjadi perhatian serius, terutama dengan adanya tawaran pekerjaan palsu yang menggiurkan dengan iming-iming bayaran harian yang fantastis, mencapai angka Rp30.000 hingga Rp250.000.

Penipuan ini tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga mengancam privasi dan keamanan data pribadi.

Dalam artikel ini, kita akan mengungkap secara detail bagaimana modus penipuan ini dilakukan, serta memberikan tips untuk menghindari jebakan penipuan yang semakin canggih dan merugikan. Berikut ini rangkumannya melalui tayangan YouTube Mulyono Herlambang.

Mengungkap Modus Penipuan Melalui Telegram

Penipuan terus bertransformasi dengan memanfaatkan teknologi, salah satunya adalah melalui aplikasi Telegram.

Belakangan ini, terdapat modus penipuan yang menggunakan tawaran pekerjaan palsu dengan iming-iming bayaran yang menggiurkan, mencapai angka Rp30.000 hingga Rp250.000 per hari.

Modus ini diungkap melalui sebuah video yang memperlihatkan bagaimana penipu memanfaatkan kebutuhan orang untuk mencari penghasilan tambahan.

Modus Operandi Penipuan

Penipuan ini dimulai dengan korban menerima pesan melalui WhatsApp dari nomor yang tidak dikenal, namun nomor tersebut mengetahui nama korban.

Penipu kemudian menawarkan pekerjaan yang menjanjikan bayaran harian yang menggiurkan.

BACA JUGA: Klaim APK Smart Wallet Indonesia Terdaftar di Bursa Efek London Berpotensi Penipuan, Perlu Waspada!

Korban yang tertarik kemudian diberi tugas pertama, yaitu mendownload aplikasi tertentu dan memberikan bukti screenshot bahwa aplikasi tersebut telah terpasang.

Tugas Berlanjut ke Arah Penipuan yang Lebih Besar

Setelah tugas pertama selesai, korban kemudian diminta untuk mengisi data rekening bank, seperti nama rekening, nomor rekening, dan nama bank.

Selanjutnya, korban diarahkan ke grup Telegram untuk tugas-tugas selanjutnya.

Pada tahap awal, korban akan dibayar sejumlah uang untuk setiap tugas download aplikasi yang berhasil dilakukan, namun modus ini kemudian mengarah pada tindakan deposit sejumlah uang dengan janji profit yang besar.

Bahaya dari Modus Penipuan Ini

Pada tahap deposit, korban diminta untuk melakukan deposit minimal sejumlah uang tertentu dengan janji profit yang fantastis.

Namun, setelah melakukan deposit, pembayaran tidak dilanjutkan dan korban dibiarkan tanpa uang yang dijanjikan. Hal ini bertujuan untuk mengancam emosi korban agar melakukan deposit yang lebih besar lagi, sehingga korban akan semakin merugi.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan