Pj Wali Kota Bandung Minta Masyarakat Tolak Politik Uang

politik uang
Penjabat Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono saat memberikan keterangan di Bandung, Jawa Barat, Senin (12/2/2024). (ANTARA/Rubby Jovan)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Tak dapat dipungkiri bahwa masa tenang pemilu hingga hari pencoblosan sangat rawan adanya praktik politik uang.

Hal itu pun mendapat sorotan langsung dari Pj Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono.

Bambang mengajak masyarakat untuk tidak terbujuk iming-iming materi. Dia juga menekankan agar warga memberikan hak pilih sesuai hati nurani.

Baca Juga:Dirut PLN Pimpin Langsung Pengamanan Pasokan Listrik dari Posko Nasional Siaga PemiluTim Gabungan Patroli Masa Tenang Pemilu 2024

“Pilih sesuai hati nurani dan abaikan iming-iming materi yang hendak mempengaruhi pilihan. Tolak politik uang,” kata Bambang di Bandung, Senin (12/2).

Di masa tenang ini, Bambang juga mengimbau semua pihak untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Hal ini tentunya agar kelangsungan Pemilu 2024 bisa berjalan sangat lancar dengan penuh kedamaian dan rasa aman.

“Saya menghimbau kepada semua pihak untuk tidak menyebar fitnah tidak menyampaikan ujaran kebencian dan tidak menyebarkan hoax serta tidak melakukan provokasi,” ujarnya.

Lebih jauh, Bambang mengajak semua lapisan masyarakat untuk beramai-ramai datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ia mengatakan bahwa salah satu tolak ukur suksesnya pemilu adalah kehadiran masyarakat yang datang ke TPS untuk memberikan hak pilihnya.

“Mari persiapkan semua sehingga pemilu yang diselenggarakan tanggal 14 Februari betul-betul bisa aman, damai, kondusif dan juga bisa membanggakan Kota Bandung,” katanya.

Baca Juga:5 Cara Warga Manfaatkan APK Baliho Bekas KampanyeGagal Menyalip dan Terjatuh, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Cisaat Sukabumi

“Tahun 2019 Kota Bandung angkatan partisipasi pemilihan itu pada posisi 87 persen. Artinya antusias warga untuk menyalurkan hak politiknya sangat tinggi. Saya punya harapan besar pada tahun 2024 partisipasinya itu bisa mencapai 90 persen,” sambungnya.

Dengan presentasi tersebut, Bambang meyakini masyarakat Bandung sangat keras untuk menolak adanya politik uang.

“Mari kita jaga kondisi Kota Bandung yang sudah kondusif. Kita punya tradisi bagus setiap penyelenggaraan pemilu. Kota Bandung selalu kondusif, angka partisipasinya tinggi. Mari kita jaga,” tukasnya.

0 Komentar