5 Cara Warga Manfaatkan APK Baliho Bekas Kampanye

JABAR EKSPRES – Pemilu serentak tahun 2024 memasuki masa tenang mulai 11 hingga 13 Februari. Pada masa tenang ini, berbagai perintilan-perintilan bendera parpol, baliho, atau banner para calon politikus negeri ini dilucuti satu demi satu.

Pada masa tenang ini, sejumlah warga bisa memanfaatkan alat peraga kampanye (APK) seperti banner atau baliho caleg dengan cara ekonomis.

“Masyarakat Indonesia pandai memanfaatkan hal yang tadinya tak punya manfaat, jadi ada nilai gunanya. Contoh di Kecamatan Langensari, mulai hari pertama masa tenang, masyarakat menurunkan sendiri dan mengambil banner dan baliho itu untuk dimanfaatkan,” kata Ketua Panwaslu Kecamatan Langensari Kota Banjar, Yudi Dwi Nugroho usai konferensi pers pengawasan masa tenang Pemilu 2024, Senin 12 Februari 2024.

BACA JUGA: Gagal Menyalip dan Terjatuh, Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk di Cisaat Sukabumi

Lantas limbah-limbah APK itu bisa dimanfaatkan untuk apa saja sih? Simak rangkuman Jabar Ekspres dari berbagai kebiasaan di lingkungan masyarakat Kota Banjar.

1. Alas Meja Warung

Banner atau baliho caleg biasa digunakan sebagai alas ‘taplak’ meja sebuah warung, baik warung makanan maupun kelontongan. Karena berbahan dasar plastik, banner juga jadi bahan yang sempurna untuk melapisi meja warung makan.

2. Penutup Tenda Atau Penghalang Panas Warung

Selain itu, baliho atau banner APK bekas kampanye juga biasa digunakan untuk menutup bagian depan atau samping warung untuk menghalau panas atau hujan. Tinggal dipotong sesuai kebutuhan, lalu diikatkan dengan bambu, jadi deh.

BACA JUGA: Tata Cara Shalat Jenazah Lengkap dengan Bacaan Doa

3. Alas Kolam Ikan

Biasanya APK jenis baliho atau banner bekas kampanye caleg berukuran raksasa akan banyak diburu oleh peternak-peternak ikan khususnya jenis ikan lele. Alasannya sederhana, banner itu bisa dipakai untuk jadi alas kolam ternak lele.

4. Alas untuk menjemur padi

Di kecamatan Langensari banyak petani yang memanfaatkan limbah APK berupa banner atau baliho berukuran besar sebagai alas untuk menjemur padi. Selain biasanya menggunakan terpal, para petani juga nyaman menggunakan bahan yang dibuat untuk baliho atau banner.

5. Tutup Kandang Hewan

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan