Warga Minta Pengelolaan TPS Pasar Cicadas Dibenahi

Situasi TPS Pasar Cicadas, Kota Bandung (Sadam Husen Soleh Ramdhani / JE)
Situasi TPS Pasar Cicadas, Kota Bandung (Sadam Husen Soleh Ramdhani / JE)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kerap hasilkan kemacetan hingga genangan, Warga minta pengelolaan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Pasar Cicadas dibenahi. Hal ini berkaitan dengan tidak teraturnya menejerial pembuangan sampah ke tempat tersebut.

Warga asal Sukamenak, Titi (36) menuturkan, hal tersebut berimbas pada banyaknya grobak sampah yang menumpuk di kawasan tersebut. Sehingga menyebabkan kemacetan sulit terurai.

“Kalau hujan, sampah-sampah itu sampai kececer ketengan jalan. Jijik lah liatnya, belum liga ada gengan-genangan air,” ungkapnya

Baca Juga:Marak Pengendara Lawan Arus di Jalan Raya Garut-Bandung, Upaya Polisi Hanya Beri Nasihat dan Imbauan Pada PelanggarJelang Valentine, Polresta Bogor Bongkar Peredaran Ganja Inovasi Baru Berupa Coklat

Disisi lain, menurut salah satu petugas TPS, Yayat menuturkan, akhir ini kerap terjadi keterlambatan pengangkutan sehingga menyebabkan terjadinya penumpukan sampah di kawasan tersebut.

“Baru sekarang ini mulai diangkut lagi. Kadang bisa sesuai jadwal (ngangkutnya) kadang juga bisa telat 2 sampai 3 hari, jadi sampah kadang numpuk,” katanya

Namun diakui Yayat, keterlambatan pengangkutan tak menyebabkan gunungan sampah di kawasan tersebut. Hal ini berkenaan dengan sampah yang dibuang ke TPS, hanya sampah yang berjenis residu.

“Terlambat juga gak sampai numpuk banget disinya. Karena kan sekarang ada larangan, sampah yang boleh dibuang cuman residu aja,” paparnya

Di tempat yang sama, salah satu pengendara, Alif Mulki (26) meminta agar pemerintah atau aparat setempat bisa mengatur sistem manajerial pembuangan sampah di TPS tersebut. Hal ini agar tak terjadi penumpukan grobak-grobak ataupun sampah di kawasan tersebut.

“Harapan saya sih kalau bisa diatur yah, kapan bisa buang dan kapan gerobak-gerobak ini harus diambil. Soalnya ini ganggu banget, ngabisin setengah jalan. Jadinya macet,” pungkasnya (Dam)

0 Komentar