JABAR EKSPRES – Pendistribusian item logistik Pemilu 2024 saat ini sudah mulai didistribusikan ke beberapa Kecamatan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung.
Pada tahap pertama pendistribusian ini, KPU baru mendistribusikan valet dan Bilik suara yang sudah dibagikan sejak 3 hari yang lalu.
Salah satu Kecamatan yang sudah dibagikan pendistribusiannya saat ini adalah Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
Baca Juga:Dampak Jika Bearing Sepeda Motor RusakMenanti Hasil Penyelidikan Ulang Kecelakaan Rombongan Peziarah yang Menewaskan 5 Orang
Menurut Ketua PPK Cileunyi, Kusnadi, saat ini item logistik yang datang adalah valet dan bilik suara sebanyak 2152.
“Untuk logistik saat ini baru valet dan bilik suara sebanyak 2152 dimana TPS Cileunyi itu kecamatannya 538, alokasi per TPS nya itu 4 untuk bilik suaranya,” ujarnya saat ditemui, Senin (29/1/2024).
Kusnadi menjelaskan, untuk item selanjutnya, pihaknya masih menunggu tanggal pasti dari KPU.
Cuman yang saya tahu tahapan berikutnya itu pengiriman ATK yang dimana posisinya di pasang di luar kotak utama yaitu kotak surat suara sejumlah TPS yang ada di Cileunyi, kalau mengenai tanggal pastinya kita lihat dari ritme KPU saja,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bandung, Kahpiana mengatakan pendistribusian item logistik memang sudah didistribusikan ke beberapa kecamatan.
“Kabupaten bandung udah. Kemarin itu palet, sama bilik suara. Pengiriman dari hari Kamis, Jumat, Sabtu dan minggu sesuai jadwal saja,” ungkap Kahpiana saat dihubungi.
Kahpiana menjelaskan dalam pendistribusian ini dirinya menyarankan agar setiap pendistribusi memperhatikan situasi cuaca, khususnya dalam kondisi hujan.
Baca Juga:Dewan Minta Pemkot Kaji Ulang Terkait Cara Pengantisipasian Banjir di Kota Bandung19 Ribu Pemilih Pemula di KBB Belum Punya KTP, Ternyata Gara-gara Ini
“Memang beberapa kali kondisi hujan, khawatir terpal di mobilnya bocor atau gimana. Nanti air hujan terkena bilik suara kan bahaya juga,” jelasnya.
Selain itu, beberapa kecamatan kata dia mengalami perubahan jadwal karena adanya keterlambatan vendor.
“Informasi dari KPU karena memang ketersediaan vendor untuk distribusi itu yang kadang-kadang tidak tepat waktu karena menggunakan truk untuk mendistribusikan,” ungkapnya.
Adapun dalam pendistribusian item logistik ini, menurutnya selalu didampingi oleh Panwascam dan juga TNI Polri.
