40 ODGJ  Diduga Tak Dapat Bantuan di Panti Rehabilitas Cilacap, Dinsos Jabar Buka Suara

Dok. Kepala Dinsos Jabar, Ida Wahida Hidayati. Senin (4/11). Foto. Sandi Nugraha.
Dok. Kepala Dinsos Jabar, Ida Wahida Hidayati. Senin (4/11). Foto. Sandi Nugraha.
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat (Dinsos Jabar) mengaku, akan menulusuri ramainya video berdurasi 5 menit 17 detik dari pimpinan panti rehabilitas di Cilacap, Jawa Tengah, yang mengeluhkan tidak adanya bantuan dana dari Dinsos Kabupaten Bandung kepada 40 orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).

Kepala Dinsos Jabar Ida Wahidah Hidayati mengatakan sudah berkoordinasi langsung dengan pihak panti rehabilitas maupun Dinsos Kabupaten Bandung untuk mengetahui kejadian yang sebenarnya.

Ia mengaku Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar, sudah mengirimkan sejumlah bantuan kepada panti rehabilitas di Cilacap tersebut.

Baca Juga:Disdukcapil Kota Bandung Akselerasi Layanan Adminduk Lewat Inovasi Terbaru Program Sila DudukPenjualan Langsung Kampoeng Rajoet Binong Jati Bandung Menggeliat

“Dari Dinsos jabar kita sudah mengirimkan bantuan kebutuhan makanan kepada yayasan dan juga memberikan uang tunai dari Pj Gubernur khususnya Pemprov jabar Sebesar Rp 25 Juta,” ungkapnya

“Kemudian kalau memang ada oknum dari satker tadi katanya telah memungut biaya dari keluarga ODGJ, itu nanti kita serahkan kepada yang berwenang untuk mengetahui siapa oknumnya yang memungut uang-uang tersebut tapi tidak diserahkan ke yayasan tersebut untuk mengurus ODGJ tadi,” imbuhnya.

Video keluhan tersebut dibuat oleh pimpinan panti rehabilitasi Gangguan Jiwa dan Narkoba Tanbihul Ghofirin Cilacap pada 2 Desember 2023.

Bahkan dalam video berdurasi 5 menit 17 detik tersebut, pimpinan mengeluhkan bahwa tidak adanya bantuan dana dari Dinsos Kabupaten Bandung, padahal sembilan bulan lalu pihak Dinsos Bandung menitipkan 40 ODGJ ke pantinya untuk direhabilitasi.

0 Komentar