Pemprov Jabar Pastikan Nyamuk Wolbachia Aman Bagi Masyarakat

Pemprov Jabar Pastikan Nyamuk Wolbachia Aman Bagi Masyarakat
Waspada penyebaran kasus DBD. (Pandu Muslim/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Triadi Machmudin memastikan nyamuk wolbachia yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah teruji dengan baik sehingga dapat digunakan untuk menekan angka penyebaran kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Di Jabar sendiri, berdasarkan informasi yang diterima ada sekitar 60.000 telur nyamuk wolbachia yang akan dikembangkan di Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung.

Maka dengan adanya hal itu, Bey menyebut adanya nyamuk wolbachia ini, diharapkan nantinya dapat mengantispasi dari penyebaran kasus DBD khususnya di Kota Bandung.

Baca Juga:Geger! Kawanan Babi Hutan Masuk Pemukiman Warga di PadalarangCatat 33 Kejadian Bencana Selama November 2023, BPBD Minta Warga Selalu Waspada

“Nanti melibatkan Puskesmas diberitakan bahwa ini aman, bukan sesuatu yang membahayakan. Justru mengamankan kita untuk ke depannya. Jadi sosialisasinya akan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jabar, dr. Eka Mulyana menyebut bahwa nyamuk ini bukan sesuatu hal yang baru di dunia kesehatan. Bahkan ia mengatakan, pengembang nyamuk wolbachia di Indonesia sudah ada sejak 10 tahun yang lalu.

“Termasuk di Melbourne, Australia. Jadi kenapa masih diperdebatkan, karena belum tuntas betul penelitiannya sehingga dulu oleh Menkes 10 tahun yang lalu, memang belum dibolehkan dan kalau pun sekarang sudah dibolehkan oleh Pak Menkes, tentunya saja ini perlu monitoring yang ketat. Karena yang kita hindari dampak sampingannya, apakah lingkungan vektor ke nyamuk itu maupun ke manusia,” ujarnya.

0 Komentar