Terapkan Talent Pool, MTsN 3 Kabupaten Bogor Diapresiasi sebagai Role Model Nasional

MTsN 3 Kabupaten Bogor dinilai layak menjadi role model nasional bagi pengembangan madrasah di Indonesia
MTsN 3 Kabupaten Bogor dinilai layak menjadi role model nasional bagi pengembangan madrasah di Indonesia/Foto: Sandika/Jabar Ekspres/
0 Komentar

JABAR EKSPRES – MTsN 3 Kabupaten Bogor dinilai layak menjadi role model nasional dalam pengembangan madrasah di Indonesia.

Penilaian tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag., usai meninjau langsung sistem pembinaan siswa yang diterapkan di madrasah tersebut.

Menurut Amien, kekuatan utama MTsN 3 Kabupaten Bogor terletak pada penerapan talent pool, yakni sistem pemetaan potensi dan minat siswa sejak dini yang dilanjutkan dengan pendampingan secara berkelanjutan. Pola pembinaan ini dinilai mampu mengarahkan peserta didik berkembang sesuai bakatnya hingga berhasil menembus berbagai sekolah unggulan.

Baca Juga:Menhan Sjafrie di Yonif TP 939/Macan Putih: Prajurit TNI Harus Dekat dengan Rakyat dan Siap Jaga NKRIPemkab Tasikmalaya Genjot Program Bedah Rumah, Target 1.740 Unit Rampung pada 2026

“Talent pool ini menjadi inspirasi sekaligus dapat menjadi role model bagi madrasah lain,” ujar Amien kepada wartawan, Jumat (31/7/2026).

Ia menjelaskan, setiap siswa dipetakan berdasarkan potensi, minat, dan kemampuannya. Setelah itu, mereka mendapatkan pembinaan yang disesuaikan dengan hasil pemetaan tersebut agar dapat berkembang secara optimal.

Menurutnya, keberhasilan sistem ini juga didukung oleh peran strategis guru bimbingan dan konseling (BK) yang mendampingi siswa secara berkelanjutan. Dengan demikian, proses pembinaan tidak bersifat sesaat, melainkan berlangsung secara terencana dan berkesinambungan.

“Bagaimana membuat talent pool dipetakan sejak awal, kemudian diberikan pendampingan. Guru BK juga harus berperan lebih strategis karena pembinaan tidak bisa bersifat sesaat,” jelasnya.

Amien menilai inovasi yang diterapkan MTsN 3 Kabupaten Bogor memiliki sistem yang jelas, terstruktur, dan berbeda dibandingkan dengan kebanyakan madrasah. Karena itu, konsep tersebut dinilai layak dijadikan referensi bagi madrasah lain dalam meningkatkan kualitas pembinaan peserta didik.

Ia juga menegaskan bahwa setiap siswa madrasah memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-citanya sesuai dengan bakat dan potensinya.

Menurutnya, madrasah harus menjadi ruang yang mampu mengembangkan potensi peserta didik sekaligus membuka jalan menuju sekolah-sekolah unggulan maupun jenjang pendidikan yang paling sesuai dengan kemampuan mereka.

0 Komentar