Setelah Heboh Bunga Tabebuya di Baleendah, Kini Flamboyan Mekar di IPAL Cikoneng

Setelah Heboh Bunga Tabebuya di Baleendah, Kini Flamboyan Mekar di IPAL Cikoneng
Para pengunjung sedang berswafoto dengan pohon bunga Flamboyan atau Semarak Api yang viral dan berada di IPAL Cikoneng, Bojongsoang, Kamis (23/11/2023) (Agi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebelumnya, viral adanya pohon Tabebuya yang muncul di Baleendah. Layaknya seperti di negara Jepang dengan pohon Sakuranya.

Kini, masyarakat kembali dihebohkan dengan sebuah pohon berbunga merah dan berada di sekitaran Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Cikoneng, Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Keberadaan bunga merah yang seperti Bunga Flamboyan atau Semarak Api itu sempat viral di media sosial dan membuat banyak pengunjung berbondong-bondong mendatangi lokasi tersebut.

Baca Juga:Mengenal Food Bank Bandung, Open Volunteer Cepat Sold OutMengenal Food Bank Bandung, Kumpulkan Makanan Berlebih dari Hotel Bintang untuk Masyarakat

Meski berada di lokasi IPAL yang identik dengan bau yang tak sedap dan menjijikan, tetapi banyak masyarakat yang sengaja datang dan berswafoto dengan bunga tersebut.

Dalam pantauan Jabar Ekspres di lokasi, banyak masyarakat yang sengaja datang dan bahkan menggelar tikar sambil menikmati indahnya pohon tersebut. Di dalam IPAL itu juga terdapat beberapa danau buatan dan di pinggirnya dikelilingi oleh pohon bunga tersebut.

Rian Ramdani (21), salah satu warga asal Katapang, mengatakan dirinya sengaja datang ke IPAL ini untuk melihat indahnya bunga tersebut dari media sosial.

“Datang ke sini sengaja, lihat juga di TikTok. Kebetulan sekarang bunganya lagi mekar jadi keliatan estetik banget buat difoto,” ujar Rian saat ditemui di lokasi, Kamis, 23 November 2023.

Rian menambahkan, dirinya datang kesini sengaja untuk berswafoto dan membuat konten. Terlebih dengan suasana yang indah ini sangat bagus untuk berfoto.

“Iya bagus buat foto. Apalagi buat orang-orang yang suka estetik. Kebetulan ke sini buat tambahan instastory juga buat konten,” katanya.

Dirinya pun menyebutkan, tak menyesal meski telah membayar Rp10 Ribu untuk masuk. Karena semuanya terbayarkan dengan suasana yang indah dan sejuk.

0 Komentar