Gerakan Nasional BBI-BBWI Sukses Ajak UKM Naik Kelas melalui Harvesting Day

Harvesting Day
Direktur Strategic Portfolio Telkom, Budi Setyawan Wijaya (kiri) didampingi SVP Corporate Communication & Investor Relation Telkom Ahmad Reza (kanan) mengunjungi salah satu UMKM binaan Telkom dalam acara “Harvesting Day” sebagai acara puncak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI) di Taman Fatahillah, Jakarta Barat (19/11).
0 Komentar

Untuk memberikan wadah pemasaran yang lebih luas sekaligus memeriahkan kegiatan tersebut, sebanyak 70 booth UMKM binaan Bank Indonesia, BUMN, dan Pemprov DKI Jakarta juga dihadirkan dalam pameran produk UMKM unggulan.

Tak hanya itu, Harvesting Day ini juga sekaligus menjadi malam penganugerahan bagi para pemenang kompetisi yang telah diselenggarakan sebelumnya sebagai rangkaian Gernas BBI-BBWI, serta menyajikan panggung hiburan mulai dari pagelaran budaya tari daerah hingga penampilan artis ibu kota.

Kementerian BUMN selaku co-campaign manager bersama dengan BUMN, dalam hal ini utamanya PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terlibat aktif dalam penyelenggaraan rangkaian kegiatan.

Baca Juga:Pj Sekda Sumedang Jadi Pembicara di Forum Kota Sehat DuniaOptimalkan Lelang Eksekusi, bank bjb Kolaborasi dengan DJKN Kemenkeu

Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting mengatakan bahwa Kementerian BUMN bersama Pemprov DKI Jakarta, Bank Indonesia, dan BUMN berkolaborasi untuk mendorong ekonomi dengan mensukseskan Gernas BBU-BBWI di DKI Jakarta, sebagai salah satu perwujudan nyata dalam upaya mendorong UMKM naik kelas melalui berbagai program/kegiatan.

“Sejak kickoff tanggal 8 September 2023 terdapat beberapa kegiatan untuk mendorong UMKM naik kelas, antara lain pelatihan dan pendampingan bagi UMKM termasuk business competition dan pendampingan kepada desainer muda SMK serta sekolah vokasi, peningkatan jumlah UMKM yang on board ke e-commerce, hingga perluasan akses pasar melalui showcase produk seperti bazar maupun pelaksanaan business matching yang diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta maupun BUMN melalui PaDi UMKM,” ujar Loto.

Lebih jauh disampaikan, sejak dimulai awal September lalu, telah banyak pencapaian yang diraih. Setidaknya lebih dari 200 pelatihan dan pendampingan bagi UMKM telah dilaksanakan, yang melibatkan 12.533 peserta, termasuk business competition dan pendampingan kepada desainer muda SMK dan sekolah vokasi.

Tak hanya itu, perluasan akses pemasaran melalui showcase produk secara offline maupun pelaksanaan Bazar UMKM Untuk Indonesia, termasuk business matching yang diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta maupun BUMN dengan pelaku UMKM berhasil mencatat total transaksi Rp353,7 miliar.

0 Komentar