Banyak Murid Berani Pada Guru, ini Adab Penuntut Ilmu Kepada Guru Sesuai Syariat 

JABAR EKSPRES – Akhir-akhir ini banyak sekali kejadian miris yang menunjukkan sudah hilangnya adab seorang siswa sebagai penuntut ilmu kepada gurunya.

Ada yang bicara kasar atau tidak sopan kepada guru, ada yang berani menantang guru berkelahi bahkan ada yang tega melukai gurunya sendiri hingga terluka parah.

Padahal guru merupakan pekerjaan mulia bahkan dalam agama Islam, guru memiliki posisi yang cukup tinggi.

Islam selalu mendorong umatnya untuk mencari ilmu menambah pengetahuan dan memberikan penghormatan yang tinggi kepada para guru atau pendidik.

Untuk mengembalikan ahlak dan etika murid sebagai penuntut ilmu agar menghormati dan menghargai guru yang telah membimbing dan mendidiknya, sebaiknya kembali belajar seperti apa adab seorang murid, siswa atau santri kepada gurunya.

Baca juga : Mencontoh Adab Rasulullah Saat Menjenguk Orang Sakit

Beberapa prinsip adab ini dapat ditemukan dalam Alquran dan hadis Nabi Muhammad SAW. Berikut beberapa dalil yang mencerminkan pentingnya adab penuntut ilmu kepada guru:

1. Taat dan Hormat kepada guru

Dalam Alquran dijelaskan secara gamblang tentang kepatuhan kepada guru, yakni

Allah Berfirman:

“Dan hendaklah kamu tunduk patuh terhadap orang yang kami anugerahkan ilmu kepadanya.” (Surah Al-Kahf, 18:28)

Selain itu, Rasulullah SAW juga bersabda: “Barangsiapa yang tidak bersyukur kepada manusia, maka dia tidak bersyukur kepada Allah.” (Hadis Riwayat Ahmad)

2. Kesabaran dan Ketekunan

Adab yang kedua adalah kesabaran dan ketekunan, karena menuntut ilmu membutuhkan banyak kesabaran, baik menghadapi guru yang bermacam-macam karakter, juga mempelajari ilmu yang baru.

Allah berfirman :

“Dan katakanlah, ‘Tunggulah kami bersama orang-orang yang sabar.’” (Surah Al-Baqarah, 2:153)

Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya ilmu itu didapatkan dengan belajar dan kesabaran.” (Hadis Riwayat Ibnu Majah)

3. Rasa Syukur

Ksempatan bisa menuntut ilmu tidak selalu bisa diperoleh sembarang orang, hanya orang-orang tertentu yang allah berikan kemudahan untuk bisa belajar. Karenanya kita wajib untuk menyukurinya.

Allah berfirman:

“Berilah kabar gembira kepada hamba-hamba-Ku, (yaitu) orang-orang yang mendengarkan perkataan lalu mengikuti sebaik-baiknya.” (Surah Az-Zumar, 39:17-18)

Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang tidak bersyukur kepada manusia, maka dia tidak bersyukur kepada Allah.” (Hadis Riwayat Ahmad)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan