“Jadi yang membedakan hanya konten dan target marketnya. Seperti efek Bumble ini sudah saya pikirkan secara matang sebelumnya. Saya sudah menduga akan ada pro kontra. Karena aplikasi ini cenderung “negatif” karena berbau kencan dan lain-lain, makanya dari awal saya sudah bikin disclaimer di bio saya untuk mengantisipasi asumsi negatif,” bebernya. (YUD)
Kampanye Calegnya di Aplikasi Kencan Tuai Sorotan, Ini Sikap Tegas Ketua PKB Kota Bogor!
