Jabar Ekspres – Nuur Muhammad Ahkam (25), biasa dipanggil dengan nama Ahkam, pemuda berusia 25 tahun asal kampung Cimahpar, Desa Pasir halang, kecamatan sukaraja, kabupaten Sukabumi, berhasil membangun bisnis ternak domba dan kini Ia mengelola ratusan domba, dengan lahan seluas 1,5 Hektare.
Berbekal ilmu yang didapatnya saat kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM), Saat kuliah, Ahkam memiliki mindset bahwa mempersiapkan masa depan pasca kampus lebih penting daripada bermain. Hal ini membuatnya tidak ingin berleha-leha untuk belajar dan mengembangkan diri.
“Saya awal mula ikutan seminar, terus saya ketemu dengan salah satu narasumber yang bercerita mempunyai farm, dan membuka siapa saja yang mau belajar. Alhamdulillah beliau menyambut baik, dan kebetulan beliau membutuhkan pekerjaan kemudian saya ambil pekerjaan itu,” tuturnya.
Baca Juga:Angka Stunting di Kota Bogor Turun, Pemkot Kucurkan Anggaran di APBD 2024Edarkan Obat Keras Ilegal, Pria 23 Tahun di Ciamis Dibekuk Polisi!
Ahkam memulai kariernya dari bawah, yaitu sebagai anak kandang. Ia harus bekerja keras dan belajar banyak hal untuk mencapai posisinya saat ini.
Ahkam menjelaskan bahwa merintis profesi dari nol bukanlah hal yang mudah. Ia harus menghadapi banyak tantangan dan rintangan. Namun, dengan kerja keras dan ketekunan, ia berhasil mencapai kesuksesan.
“Awal mula gaji 1 bulan 700 ribu, kerja sebagai anak kandang, ya kerjanya kadang ngarit, kadang bersihin kandang ya memang fokus ke sanitasi,” jelasnya.
Saat ia bekerja sebagai anak kandang, Ahkam pun mencoba menyesuaikan dengan jadwal kuliahnya, apalagi jarak yang cukup memakan waktu menjadi tantangan tersendiri.
“Saya 5.30 pagi udah berangkat ke farm, beres biasanya dzuhur dan kemudian lanjut ke kampus untuk ikut mata kuliah,” tuturnya.
