JABAR EKSPRES – Indonesia menyerukan kepada Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk segera mengambil tindakan nyata guna mengakhiri eskalasi konflik Israel-Palestina di Gaza dan menyelesaikan krisis kemanusiaan.
Dalam debat terbuka di DK PBB mengenai situasi di Gaza, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan bahwa setiap detik yang terbuang tanpa adanya tindakan nyata dari DK PBB akan membawa dampak yang buruk bagi warga Palestina di Gaza.
Dia mengatakan serangan terhadap rumah sakit dan tempat ibadah, blokade listrik, air, bahan bakar, dan deportasi penduduk Gaza dilakukan oleh Israel atas nama hukuman kolektif. Pada saat yang sama, warga sipil disandera dan nyawa mereka terancam.
Baca Juga:Presiden Turki Sebut Bungkamnya Negara Barat Memperparah Krisis Kemanusian di GazaPrabowo Ungkap Alasan Naik Mobil Maung Saat Daftar ke KPU
“Berapa banyak lagi nyawa yang harus dikorbankan sebelum Israel mengambil alih secara ilegal?” Dewan Keamanan PBB bertindak?” ujar Menlu Retno.
Menlu RI juga menegaskan bahwa Indonesia dengan cepat menggalang dukungan internasional.
Melalui pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), ASEAN dan ASEAN-GCC, serta D8 Organisasi Kerja Sama Ekonomi, Indonesia menyerukan satu suara untuk mendesak diakhirinya kekerasan dan fokus pada bencana kemanusiaan.
