JABAR EKSPRES – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo siap melakukan evaluasi terhadap prestasi cabang-cabang olahraga yang akan berpartisipasi di Asian Games 2022 Hangzhou.
“Peninjauan kembali tentu akan dilakukan, terutama untuk beberapa cabang olahraga yang belum mencapai target medali. Hasil yang dicapai memang belum sesuai dengan harapan presiden,” kata Menpora Dito Ariotedjo dikutip dari Antara, Selasa (10/10).
Bagi Indonesia, peringkat ke-13 dengan raihan 36 medali diantaranya 7 medali emas, 11 medali perak dan 18 medali perunggu memang bukan prestasi terbaik saat mengikuti Asian Games.
Baca Juga:Miliki Kepribadian Unik, Si Atret Sosok Urban Legend di Kota SukabumiProdusen Stellantis Siap Produksi Sembilan Mobil Listrik Terbaru
Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa perolehan medali emas ini merupakan salah satu perolehan medali emas tertinggi dalam 45 tahun terakhir di luar negara tuan rumah Indonesia.
Sejauh ini, Indonesia sudah 19 kali mengikuti Asian Games sejak tahun 1951. Pada tahun tersebut, tim Merah Putih hanya meraih 5 medali perunggu.
Indonesia hanya meraih 5 medali emas dan terdegradasi pada Asian Games 1970 dengan meraih 2 medali emas.
Pada Asian Games 1978 Bangkok, Indonesia berhasil meraih 8 medali emas. Catatan ini menjadi rekor Indonesia selama berlaga di Asian Games sebagai non-tuan rumah.
Kini dengan tujuh medali emas, Indonesia hampir menyamai prestasi 45 tahun lalu dan melampaui prestasi Asian Games 1998 yang meraih enam medali emas.
Indonesia meraih prestasi terbaik di Asian Games 2018 sebagai tuan rumah. Tim Merah Putih berhasil meraih 31 medali emas dan menduduki peringkat ke-4 dalam kompetisi dua kota Jakarta-Palembang tersebut.
