Mata Air Cikandung di Sumedang Tak Surut, Meski Musim Kemarau Berkepanjangan

Mata Air Cikandung di Sumedang, Tak Surut Meski Musim Kemarau Berkepanjangan
Masyarakat bermain di tempat wisata Mata Air Cikandung, Desa Nyalindung Kecamatan Cimalaka, Sumedang, Minggu 1 Oktober 2023. (Dedi Suhandi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Mata Air Cikandung yang berlokasi di Sukasari, Desa Nyalindung, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang, tidak surut meski musim kemarau yang berkepanjangan.

Bahkan air dari mata air tersebut, merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sumedang, yakni sebuah kolam dengan desain yang menyatu dengan alam.

Namun demikian, pada musim kemarau panjang seperti saat ini, terdapat penurunan debit air.

Baca Juga:Berpotensi Tawuran, 92 Pelajar di Kota Bogor Diamankan Polisi Saat Rayakan Ultah BasisPemkab Bogor dan DPRD Sepakati APBD Perubahan TA 2023

“Kalau surut memang ada, kurang lebih 10 sampai 15 cm dari sebelumnya. Tapi kalau kering, sejak dulu alhamdulilah Mata Air Cikandung ini tidak pernah sekalipun,” tuturnya.

Sementara itu, salah seorang pengunjung Aisah (56) yang datang bersama suami dan seorang cucu kesayanganya, beralasan bahwa selain relatif murah juga airnya jernih.

“Sengaja mengantar cucu main. Yaa murah meriah, hanya Rp2.000 saja. Sudah bisa main sepuasnya,” kata Aisah di lokasi.

Dirinya mengaku, tidak rutin untuk bermain ke mata air cikandung itu. Namun, tak jarang juga cucunya meminta untuk kembali dan bermain air dan berenang.

“Airnya juga bagus, jernih. Soalnya langsung dari mata air. Jadi alami. Meski tak seperti kolam renang umum dengan dasar yang di keramik, untuk cucu saya usia empat tahun itu aman lah,” ucapnya.

0 Komentar