JABAR EKSPRES – Untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas Pendidikan di Kota Depok, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok akan menganggarkan pembangunan hingga penambahan fasilitas menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, Pemerintah Kota Depok memiliki 10 program prioritas pembangunan. Salah satunya peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.
“Tahun ini kami cukup banyak melakukan pembangunan awal, mulai dari tingkat SD dan SMP Negeri,” tukas Idris.
Baca Juga:Antisipasi Kenaikan Inflasi dan Harga Beras Ditengah Ancaman El Nino, Pemprov Jabar Terus Genjot GPM Hingga Akhir TahunRugikan Negara Rp9,1 Miliar, Mantan Pegawai Bank BRI Cabang Ciamis Ditetapkan Tersangka Oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat
Terdapat empat SMP Negeri maupun SD yang dilakukan pembangunan di Kota Depok, yakni renovasi SMP Negeri sebanyak dua sekolah dan SD satu sekolah. Selain itu Pemerintah Kota Depok berencana membangun SMP Negeri di wilayah Cinere, Sukmajaya, dan Cilodong.
“Anggaran pendidikan yang dialokasikan sebesar 25,01 persen dari total APBD 2023 sebesar Rp 3,8 Triliun,” ujarnya.
Adapun rincian anggaran yang digunakan untuk bidang pendidikan sebesar Rp 811 Miliar, belanja bidang kebudayaan Rp 2,7 Miliar, belanja urusan perpustakaan Rp 14 Miliar. Begitupun dengan belanja urusan bidang kepemudaan dan olahraga sebesar Rp 110 Miliar dan pembangunan gedung pendidikan Rp 110 Miliar.
“Kegiatan pendidikan SMP terdapat pelatihan pengembangan karakter, pelatihan Management Berbasis Sekolah, pemilihan guru dan kepala sekolah inspiratif, pelatihan konvensi hak anak, pelatihan sekolah ramah anak, dan evaluasi sekolah sehat,” pungkas Idris. (Mg10)
