Sekitar 25 Ribu Ton Sampah di Bandung Raya Belum Terangkut, Pemprov Jabar Terus Upayakan Penyelesaian

Ist. Sampah di Bandung Raya Semakin Menumpuk Pasca Kebakaran di TPAS Sarimukti. Jabar Ekspres/ Sandi Nugraha.
Ist. Sampah di Bandung Raya Semakin Menumpuk Pasca Kebakaran di TPAS Sarimukti. Jabar Ekspres/ Sandi Nugraha.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) sampai saat ini masih terus melakukan upaya penyelesaian masalah sampah di Bandung Raya, pasca terjadinya kebakaran di TPAS Sarimukti pada 19 Agustus 2023 lalu.

“Sudah dikonfirmasikan oleh Pak Sekda (Jabar) dan juga Pj Wali Kota Bandung sudah menginstruksikan kepada seluruh camat sampai lurah untuk mulai memilah sampah dari rumah,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala DLH Jabar Prima Mayaningtyas mengatakan bahwa pihaknya telah membuat laha darurat yang mampu menampung hinga 23 ribu ton sampah di TPAS Sarimukti.

Baca Juga:Rencana Divestasi BUMD Masih Digodok, BIA Jabar Bakal Lakukan Konsultasi dengan DepdagriHari Ini, Partai Demokrat Bakal Deklarasi Dukung Prabowo Subianto

“Yang tersisa (lahan darurat) untuk menampung sampah Kota Bandung sebanyak 4.864 ton, Cimahi 472 ton, Kabupaten Bandung 1.140 ton dan Kabupaten Bandung Barat (KBB) 604 ton lagi,” ungkapnya.

Maka dengan adanya kuota pembuangan ke laha darurat tersebut, Prima meminta kepada seluruh kabupaten kota di Bandung Raya diharapkan dapat melakukan pengurangan sebelum di buang ke TPAS Sarimukti.

“Sisanya harus diawet-awet (oleh Kabupaten Kota di Bandung Raya). Jadi kasih kuota 23 ribu ton, dan yang sudah kepakai itu sekitar 6.900 ton. Jadi Ini harus ada upaya pengurangan dari hulunya,” tutup Prima. (San)

0 Komentar