JABAR EKSPRES – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah mengajukan proposal tarif bundling untuk layanan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) senilai Rp350 ribu per penumpang, yang mencakup layanan transportasi kereta ringan LRT dan kereta api pengumpan (feeder).
Menurut Pejabat yang melaksanakan tugas (PYMT) Direktur Utama KAI, John Roberto, dalam keterangannya di Gedung DPR pada Selasa (19/9), tarif ini mencakup kelas ekonomi, yang jika dibeli terpisah akan mencapai Rp300 ribu untuk tiket Kereta Cepat saja.
Pemerintah telah menetapkan target peluncuran resmi kereta cepat Jakarta-Bandung pada tanggal 1 Oktober 2023.
Baca Juga:Vivo V21 Pro Siap Rilis Dengan Baterai Monstrous 6000 mAh dan Trio Kamera HebatHonor V Purse Resmi Diluncurkan, Ponsel Lipat Bergaya Tas Kecil
Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa pemerintah tidak akan memberikan subsidi untuk tiket kereta cepat ini.
“Semua aspek telah diperhitungkan, semuanya telah direncanakan. Yang paling penting, kami ingin mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi massal, termasuk kereta cepat, MRT, LRT, dan bus,” ujar Jokowi.
