Camat Cinere Depok Bantah Mengetahui Demo Warga ke Kapel GBI Cinere

Camat Cinere Depok Bantah Mengetahui Demo Warga ke Kapel GBI Cinere
Kapel GBI Cinere yang sempat mendapat penolakan dari warga. (Rubiakto/JE)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Terkait laporan warga yang diteruskan melalui surat Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Gandul, dilakukan untuk menjaga kondusifitas.

Menurut Camat Cinere, Mursalim, hal tersebut dilakukan untuk menjaga kondusifitas, sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Kan cuma sekedar melihat saja, orang ngga ada pengrusakan apa-apa,” tukas Mursalim, Selasa (19/9).

Baca Juga:Dituding Kota Intoleransi, Idris: Depok Toleransi Dari Dulu, Jangan Hanya Lihat Satu Kasus!Letkol TNI Gadungan Terinspirasi dari Medsos, Beli Atribut di Pasar Senen

Namun, meskipun surat LPM ditembuskan ke Camat Cinere, pihaknya membantah tidak mengetahui pergerakan masa ke Kapel GBI Cinere.

“Saya saat itu waktu ada di Bogor sedang ada kegiatan,” pungkasnya.

Dia berdalih, aksi masa yang sempat mendatangi Kapel GBI Cinere intinya hanya menjaga kondusifitas. Karena berbagai upaya sudah pernah dilakukan.

“Intinya menjaga kondusifitas wilayah,” papar Mursalim.

Padahal sebelumnya, seperti diketahui aksi Penolakan Kapel GBI Cinere berawal dari surat yang dikeluarkan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Gandul pada tanggal 9 September 2023 perihal penolakan warga atas kegiatan kebaktian.

Surat tersebut juga ditandatangani oleh enam perwakilan warga antara lain, Syamsudinsyah, Sholahudin, Ketua RT12/3, Ketua RW3 Kelurahan Gandul, Tengku Manshur, dan Syaiful Anwar.

Dengan tembusan kepada Camat Cinere, Kapolsek Cinere Limo, danramil Limo Cinere, FKUB Kota Depok, MUI Kecamatan Cinere, dan DMI Kecamatan Cinere. (Mg10)

0 Komentar