JABAR EKSPRES – Pejabat tinggi NASA, Bill Nelson, telah menyuarakan keyakinannya akan potensi keberadaan kehidupan di luar bumi yang berada di planet yang mirip dengan bumi kita.
Pernyataannya ini menyusul dirilisnya temuan dari studi komprehensif selama setahun oleh badan antariksa tersebut, yang telah menciptakan istilah “Fenomena Anomali Tak Teridentifikasi” (UAP) untuk UFO.
Berbicara dalam sebuah konferensi pers, Nelson mengakui jumlah bintang yang sangat banyak di galaksi yang tak terhitung jumlahnya, yang menunjukkan bahwa kemungkinan adanya planet lain yang mirip dengan Bumi tidak dapat diabaikan.
Baca Juga:Aktivis Iklim di Seluruh Dunia Akan Gelar Demo Besar-Besaran, Desak Penghentian Penggunaan Bahan Bakar FosilKorban Tewas dalam Bencana Banjir Dahsyat di Libya Melonjak Menjadi 11.300 Orang
Dalam laporan setebal 33 halaman yang dikeluarkan oleh tim independen yang ditugaskan oleh NASA, ada seruan yang menarik agar badan tersebut mengintensifkan upayanya dalam mengumpulkan data tentang UAP, meningkatkan perannya dalam membantu inisiatif deteksi UAP Pentagon.
Panel yang beranggotakan 16 orang itu menekankan pentingnya teknologi seperti kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin dalam mengidentifikasi kejadian langka, termasuk penampakan UAP.
NASA menyatakan bahwa mereka tidak secara aktif terlibat dalam pengejaran penampakan yang tidak dapat dijelaskan, tetapi armada pesawat ruang angkasa yang mengelilingi Bumi memainkan peran penting dalam menentukan penyebab di balik fenomena udara yang penuh teka-teki.
