Kemdikbud Buka Kursus Bahasa Inggris Dosen PKBI 2023, Ini Syaratnya!

Kembdikbud Buka Kursus Bahasa Inggris Dosen PKBI 2023
Ilustrasi Kursus Bahasa Inggris Dosen PKBI 2023. (Foto: pixabay.com)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kemdikbud membuka kursus intensif program Peningkatan Kemampuan Bahasa Inggris (PKBI) 2023 melalui Direktorat Sumber Daya yang ditujukan kepada dosen.

Kursus bahasa Inggris ini akan berjalan selama 2-3 bulan. Adapun rentang waktu pelatihan antara bulan Oktober sampai Desember 2023.

Peserta akan dibekali dengan materi Listening, Speaking, Reading, Writing, dan Grammar. Materi akan dikemas dalam kegiatan pembelajaran kelas, tugas mandiri, dan juga tugas terbimbing.

Baca Juga:Pemerintah Resmi Tetapkan ada 27 Hari Libur di Tahun 2024! Ini Daftarnya4 Hari Lagi CPNS 2023 Dibuka! Cek Cara Buat Akun SSCASN Lengkap Dengan Jadwalnya

Berikut Syarat Kursus Bahasa Inggris Intensif Dosen PKBI 2023:

  1. Dosen tetap dan memiliki NIDN/NIDK pada perguruan tinggi penyelenggara pendidikan akademik di lingkungan Kemdikbudrsitek
  2. Usia tidak lebih dari 40 tahun per 31 Desember 2023
  3. Jenjang pendidikan terakhir magister, dibuktikan dengan salinan ijazah dan transkrip nilai.
  4. Memiliki sertifikat kemampuan berbahasa Inggris dengan skor minimal: TOEFL ITP 530/TOEFL iBT 70/PTE Academic 50/IELTS 6.0 yang masih berlaku (maksimal dua tahun sejak tanggal terbit sertifikat).
  5. Memiliki surat izin dari pimpinan instansi asal untuk mengikuti pelatihan bahasa Inggris selama 2 s.d. 3 bulan secara penuh waktu (full time).
  6. Tidak berstatus sedang izin belajar atau tugas belajar.
  7. Belum pernah mengikuti program PKBI yang diselenggarakan oleh Direktorat Sumber Daya.
  8. Diutamakan pernah mengikuti program Talent Scouting yang diselenggarakan Direktorat Sumber Daya.
  9. Bersedia mengikuti program PKBI secara intensif dari awal sampai selesai, dibuktikan dengan menandatangani surat pernyataan kesediaan.

Cakupan Biaya Kursus Bahasa Inggris

Program PKBI untuk Dosen Perguruan Tinggi Akademik Tahun 2023 berasal dari dana APBN. Adapun komponen pembiayaan yang ditanggung oleh program ini meliputi:

  • Biaya kursus
  • Biaya tes IELTS maksimal 2 kali
  • Biaya hidup (ketika peserta mengikuti kursus secara luring)
  • Biaya perjalanan (ketika peserta mengikuti kursus secara luring atau mengikuti tes IELTS di lokasi tertentu)
  • Biaya paket data dan komunikasi (ketika peserta mengikuti kursus secara daring
0 Komentar