JABAR EKSPRES – Polisi hari ini menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) yang berlokasi di rumah tempat ditemukannya kerangka ibu dan anak di Perumahan Bukit Cinere, Depok.
Olah TKP dilakukan untuk mencari fakta dan bukti-bukti terkait penyebab kematian dua orang yang merupakan ibu dan anak di Depok yang ditemukan sudah menjadi kerangka tersebut.
Olah TKP yang dilakukan Polda Metro Jaya dimulai dari pukul 14.30 WIB hingga 16.50 WIB sore tadi. Dari olah TKP tersebut ditemukan beberapa fakta yang terkait dengan pola kehidupan dan profil kesehatan dari kedua korban.
Baca Juga:Mengenali Lima Bahasa Tubuh yang Menggambarkan Emosi Lawan Bicara6 Rekomendasi Wisata Air Terjun atau Curug Yang Viral di Bandung
Selain itu juga ditemukan sebuah tulisan berbahasa Inggris di laptop yang diduga milik korban. Tulisan tersebut diperkirakan merupakan pesan terakhir korban. Tulisan berjudul ‘To You Whom Ever’ itu intinya bertuliskan ‘siapapun yang membaca tulisan ini, mungkin pada saat melihat tulisan ini, saya dan ibu saya sudah meninggal dunia.’
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Samian yang ikut terjun melakukan olat TKP di lokasi menyebutkan bahwa kegiatan kali ini melibatkan banyak pihak.
“Kita bersama dengan tim apsifor (asosiasi psikologi forensik) dan juga dari kesehatan forensik Polda Metro Jaya melakukan penyelidik induktif, melihat tempat kejadian, melihat pola kehidupan dan profil kesehatan dari korban. Yang kita harapkan bisa mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” kata Samian, Pada Sabtu (9/9/2023).
Temuan dua kerangka manusia di kamar mandi sebuah rumah tersebut, diduga kuat merupakan penghuni rumah yang terdiri dari dua orang, yakni sang ibu berinisial GA (64) dan sang anak DA (38).
Selain olah TKP, untuk mencari penyebab kematian dan fakta tersembunyi dibalik kematian dua orang tersebut, Polisi juga memeriksa beberapa orang saksi, termasuk dua orang yang namanya ditulis dalam secarik kertas yang ditemukan didekat kerangka tersebut. Juga beberapa warga dan keluarga korban ikut dimintai keterangan.
Polisi juga melakukan autopsi terhadap dua kerangka tersebut dan menyelidiki kandungan cairan yang ditemukan di lokasi kejadian.
