JABAR EKSPRES – Sebanyak 222 personel dalam 30 tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN bergerak serentak melakukan pemeliharaan di 304 titik jaringan listrik di Kabupaten Kuningan. Dalam Bakti PDKB yang melibatkan personel dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta tersebut, pekerjaan dilakukan tanpa menghentikan aliran listrik pada jaringan yang ditangani sehingga aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan di tengah pemeliharaan.
Melalui metode PDKB Sentuh Langsung, petugas bekerja pada jaringan yang tetap bertegangan dengan kompetensi khusus serta penerapan prosedur keselamatan yang ketat. Metode ini memungkinkan PLN melakukan pemeliharaan dalam skala besar sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap pelanggan.
Bagi masyarakat, manfaatnya dirasakan dalam aktivitas sehari-hari. Rumah tangga tetap dapat menggunakan listrik, kegiatan usaha dapat terus beroperasi, sementara aktivitas ekonomi dan pelayanan publik yang membutuhkan pasokan listrik dapat tetap berlangsung selama pekerjaan dilakukan.
Baca Juga:HPCI Bandung Chapter Rayakan Anniversary yang ke-15, Kuatkan Solidaritas di PangalenganMenembus Pegunungan, Mantri BRI Setia Dampingi Warga Garut Selatan
Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, S.H., M.Kn. mengapresiasi pelaksanaan Bakti PDKB tersebut. Menurutnya, kontinuitas pasokan listrik memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pasokan listrik yang andal dan tanpa putus merupakan salah satu urat nadi utama dalam menopang kehidupan masyarakat, menggerakkan roda perekonomian, memajukan sektor pariwisata, serta melayani fasilitas publik. Kerja keras petugas PDKB menjadi bukti dedikasi dalam melakukan pemeliharaan dan perbaikan jaringan listrik tanpa memadamkan aliran listrik,” ujar Tuti.
Ia menambahkan, pekerjaan PDKB membutuhkan keahlian teknis, presisi, keberanian, serta disiplin tinggi terhadap standar keselamatan kerja.
“Berkat dedikasi para petugas PDKB, masyarakat Kabupaten Kuningan dapat terus menikmati aliran listrik untuk beraktivitas, belajar, dan berusaha tanpa terganggu pemadaman. Ini merupakan wujud pelayanan publik yang sangat luar biasa,” katanya.
General Manager PLN UID Jawa Barat Muhammad Joharifin mengatakan, Bakti PDKB menjadi wujud komitmen PLN menjaga keandalan jaringan dengan tetap mengedepankan kepentingan pelanggan.
“Di balik listrik yang terus menyala, ada pekerjaan pemeliharaan yang harus dilakukan untuk memastikan jaringan tetap andal. Melalui PDKB, kami dapat melakukan pekerjaan tersebut tanpa harus selalu menghentikan aliran listrik. Jaringan tetap kami rawat, sementara masyarakat tetap dapat beraktivitas dan produktivitas pelanggan tetap terjaga,” ujar Muhammad Joharifin.
