JABAR EKSPRES – Yevgeny Prigozhin, pemimpin utama Grup Wagner yang terlibat dalam intervensi militer Rusia di Ukraina, dinyatakan tewas dalam kecelakaan pesawat di wilayah utara kota Moskow.
Kecelakaan pesawat yang menewaskan Prigozhin ini menimpa Embraer Legacy 600 dengan nomor registrasi RA-02795, dan kabarnya tidak ada korban yang selamat dalam peristiwa ini.
Sumber-sumber di Moskow mengonfirmasi bahwa kecelakaan ini terjadi ketika pesawat tersebut tiba-tiba hilang kontak pada pukul 18:11 waktu setempat.
Baca Juga:LINK Tes Ujian Gabut Terbaru Agustus 2023, Sangat Cocok Dimainkan di Waktu Senggang!Mudah Sekali Cara Cek BI Checking Online, Bisa Lewat HP, Simak Caranya di Sini!
Sementara otoritas Rusia belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden ini, tim penyelamat telah berhasil menemukan tujuh jenazah yang diyakini berasal dari pesawat tersebut.
Yevgeny Prigozhin, selain dikenal sebagai pengusaha katering ternama, juga merupakan tokoh di balik kelompok militer swasta kontroversial yang dikenal dengan nama Pasukan Wagner.
Langkah terakhir Pasukan Wagner di bawah pimpinan Prigozhin adalah keluarnya mereka dari wilayah Ukraina pada tanggal 26 Juni, yang terjadi setelah adanya tuduhan terhadap Menteri Pertahanan Rusia terkait serangan yang menewaskan puluhan anggota Pasukan Wagner dalam sebuah insiden helikopter di Ukraina.
Kepergian mendadak Yevgeny Prigozhin dalam tragedi pesawat ini meninggalkan pertanyaan besar mengenai masa depan Pasukan Wagner dan potensi dampaknya terhadap dinamika konflik di Ukraina.
Sebelumnya, Prigozhin sempat mengemukakan tuduhan serius terhadap Menteri Pertahanan Rusia, menudingnya telah menahan pengiriman peralatan dan persenjataan yang esensial untuk menjalankan invasi ke Ukraina.
