JABAR EKSPRES – Bendahara Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Petani Tembakau Kabupaten Sumedang, Didi Rohmana berharap kualitas peserta yang selesai melaksanakan pelatihan bisa lebih maksimal dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Tentunya, Lanjut Didi, seperti yang sudah disampaikan pak Bupati kepada Kepala BLK, bahwa yang dilatih saat itu harus ditindaklanjuti.
“Dan mudah-mudahan itu betul-betul bisa direalisasikan, sehingga bisa lebih maksimal lagi hasil pelatihannya,” katanya menambahkan.
Baca Juga:Kebakaran TPA Sarimukti Tak Kunjung Padam, 188 Truk Bermuatan Sampah Diintruksikan Kembali ke Kota Bandung dan Warga Diberi ImbauanSolusi untuk Polusi dengan Air Purifier Tersertifikasi
Sementara itu, Didi memaparkan, meski pelatihan ini merupakan anggaran dari cukai tembakau, itu tidak berarti bahwa para peserta pelatihan ini akan dibekali kompetensi untuk menjadi petani tembakau.
“Namun, dari keluarga petani tembakau. Tentunya, dari pihak keluarga, selalu ingin generasi atau anaknya lebih maju dari orang tua atau keluarganya yang hanya sebagai petani tembakau,” paparnya.
Demikian, tapi dengan adanya pelatihan dari BLK ini akan menambahkan kompetensi wawasan para peserta untuk dapat memiliki keahlian yang beragam, kemampuan yang lebih.
“Jadi bisa saja, usai ikuti pelatihan di sini bisa usaha, bahkan lebih bagus lagi menjadi orang yang menciptakan lapangan kerja,” katanya.
