Misalnya dengan memeriksa apakah terjemahan menggunakan kata-kata gender tertentu atau asumsi gender dalam terjemahan.
Dengan peluncuran model AI ini, Meta tampaknya serius dalam menanggapi masalah hambatan komunikasi lintas bahasa.
SeamlessM4T merupakan salah satu produk ambisius yang menggabungkan kemampuan menerjemahkan dan mentranskrip dalam satu model.
Baca Juga:Sinopsis, Fakta, dan Jadwal Tayang Film Siska The MovieMetal Slug : Awakening Versi Mobile Resmi Rilis untuk Perangkat Android dan iOS
Lihat juga : Elon Musk Bakal Hapus Seluruh Tweet Lama yang Diposting sebelum Tahun 2014
Meta mengklaim bahwa data yang di gunakan dalam pengembangan model AI SeamlessM4T ini tidak melanggar hak cipta dan sebagian besar berasal dari sumber terbuka atau berlisensi.
“Di masa depan, kami ingin menjelajahi kemampuan dasar model ini untuk menciptakan komunikasi baru yang dapat lebih di pahami oleh semua orang.” kata salah satu peneliti di Meta, Juan Pino.
