PKL Cicadas Ditertibkan, Pemkot Bandung Janji Hadirkan Model Usaha Baru

Pedagang kaki lima (PKL) membongkar lapak di kawasan Cicadas, Kota Bandung. Foto: Dimas Rachmatsyah
Pedagang kaki lima (PKL) membongkar lapak di kawasan Cicadas, Kota Bandung. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Bandung memastikan proses pembongkaran lapak pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Cicadas telah rampung dilakukan. Penataan kawasan di ruas Jalan Ahmad Yani tersebut diklaim berlangsung kondusif melalui pendekatan komunikasi dan dialog bersama para pedagang.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan seluruh proses pembongkaran lapak selesai dikerjakan hingga dini hari. Pemerintah pun kini mulai mempersiapkan tahapan lanjutan berupa penataan ulang kawasan agar fungsi ruang publik dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berjalan lebih tertib.

“Prosesnya tadi subuh sudah selesai semuanya,” ujar Farhan saat memberikan keterangan, Rabu (20/5).

Baca Juga:Sokoguru Policy Forum Bahas Strategi Ketahanan dan Transisi Energi NasionalDua Maling Gasak Sepeda Motor di Gunung Putri Bogor, Lepaskan Tembakan Saat Kabur

Meski lapak-lapak yang selama ini ditempati pedagang telah dibongkar, Farhan memastikan para pelaku usaha tidak akan ditinggalkan begitu saja. Pemerintah Kota Bandung, kata dia, tengah menyiapkan konsep baru agar para pedagang tetap memiliki ruang untuk menjalankan aktivitas ekonominya.

Namun, konsep yang disiapkan disebut tidak lagi menggunakan pola lama. Pemerintah berencana menerapkan model penataan dan sistem usaha yang berbeda sebagai bagian dari upaya penertiban kawasan.

“Nanti akan dibuat penataan baru. Tempatnya tetap di kawasan yang sama, tetapi model bisnisnya akan berbeda,” katanya.

Penataan kawasan Cicadas sendiri menjadi salah satu langkah yang didorong Pemerintah Kota Bandung dalam menata ruang kota dan mengurangi persoalan kesemrawutan kawasan perdagangan informal di titik-titik padat aktivitas masyarakat.

Farhan juga mengungkapkan proses percepatan penataan di Cicadas tidak lepas dari dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, kolaborasi lintas pemerintahan menjadi faktor penting sehingga proses penertiban dapat berjalan lebih cepat.

Ia menyebut adanya dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuat proses penanganan kawasan Cicadas bisa dilakukan secara lebih terukur dan efektif.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Bandung saat ini juga tengah membahas pengelolaan kawasan Teras Cihampelas bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pembahasan tersebut berkaitan dengan pengalihan kewenangan pengelolaan aset.

Baca Juga:Soal Ulat di Menu MBG, Komisi IV DPRD Tasikmalaya: Mengecewakan! Makan Bergizi Tapi Tidak HigienisPermudah Akses Masyarakat, Pemkab Tasikmalaya Wujudkan Transformasi Digital

Pemkot Bandung berharap berbagai upaya penataan kawasan perkotaan yang tengah dilakukan dapat menghadirkan ruang kota yang lebih tertib, nyaman, sekaligus tetap memberi ruang bagi aktivitas ekonomi warga agar dapat tumbuh secara berkelanjutan. (Dam)

0 Komentar