JABAR EKSPRES – Jumlah pengangguran di Wilayah Provinsi Jawa Barat (Jabar), disebut paling banyak dibandingkan beberapa daerah lainya di Indonesia. Bahkan hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jabar, Rachmat Taufik Garsadi.
Terkait pengangguran di Jabar tersebut diungkap oleh Kepala Disnakertrans, Rachmat Taufik Garsadi saat ditemui di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung, pada Jumat, 28 Juli 2023
Berdasarkan data, Rachmat Taufik Garsadi menyebut ada sekitar 2.01 juta atau 7,98 persen masyakarat Jabar tercatat sebagai pengangguran. Akan tetapi jumlah tersebut kata dia telah mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu berdasarkan data Year on Year (YoY) angka pengangguran Jabar menyentuh angka 8,35 persen.
Baca Juga:Nenek di Jakarta Timur Tewas Akibat Rumah Dilalap si Jago MerahApresiasi KPK, Komisi III DPR RI Berharap Kasus Dugaan Korupsi di Basarna Diusut Tuntas
“Jadi investasi yang masuk itu kan harusnya membuat lapangan pekerjaan. Ternyata lapangan pekerjaan ini, tidak hanya diisi oleh orang Jawa Barat, padahal investasi kita itu setiap tahun itu terbesar di Indonesia,” katanya
Bahkan ia menuturkan, sedikitnya ada sekitar 20 persen pekerja yang ada di Jawa Barat berasal dari luar daerah.
“Saya punya data 21 persen pekerja itu dari luar. Terutama di daerah kawasan industri, 40 persenan dari luar,” pungkasnya. (San)
