KILAS KEMARIN: Seorang Suami Tega Aniaya Istri Hamil 4 Bulan hingga Seorang Ayah Rudapaksa Dua Anak Tirinya di Kuningan

Viral! Seorang Suami Tega Aniaya Istri Hamil 4 Bulan dan Mertuanya di Tanggerang Selatan, Pelaku Malah Dibebaskan
Foto: Berbagai Sumber
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Peristiwa-peristiwa yang terjadi pada hari Jumat (14/7/2023) dirangkum pada bagian KILAS KEMARIN hari ini. Mulai dari kasus viral, seorang suami tega aniaya istrinya sendiri yang sedang mengandung empat bulan.

Lalu ada juga penolakan terhadap sistem zonasi dari PB Himasi yang mendatangi kantor cabang Disdik Jabar di Sukabumi. Juga, peristiwa seorang pria di Kuningan, Jawa Barat, yang melakukan aksi kekerasan seksual terhadap kedua anak tirinya.

Ibu korban mengaku bahwa dirinya mencoba untuk melerai, justru malah ikut kena pukulan di bagian kepalanya. Melihat sang suami juga tega aniaya sang ibu, sang istri berusaha mencari pertolongan dengan kabur melalui jendela, namun dikejar hingga akhirnya tertangkap di halaman depan rumah.

Baca Juga:Seorang Ahli Pengobatan Alternatif Diamankan Polisi Usai Mandikan Tiga Warga Hingga TenggelamTak Lolos Jalur Zonasi, 4979 Pelajar Gagal Masuk SMP Negeri, 208 KK Bermasalah

Mendengar suara gaduh, tetangga-tetangga pun berhamburan ke luar rumah dan langsung menolong korban dan ibu korban lalu menangkap BJ.

BACA BERITA SELENGKAPNYA [DI SINI]

2. Tolak Sistem Zonasi, PB Himasi Geruduk Kantor Cabang Dinas Pendidikan Jawa Barat

Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (PB Himasi), gelar aksi penolakan sistem zonasi yang menjadi salah satu instrumen PPDB.

Aksi penolakan itu, diaspirasikan secara langsung di kantor cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Sukabumi, yang bertempat di Jalan Salabintana, Sukabumi, pada Jumat (14/07/2023). Danial, selaku ketua umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi, mengungkap alasannya mengkritisi sistem zonasi.

“Atas dasar kekecewan terhadap sistem PPDB yang masih banyak kekurangan,” ucap Danial kepada awak media.

0 Komentar