JABAR EKSPRES – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi (PB Himasi), gelar aksi penolakan sistem zonasi yang menjadi salah satu instrumen PPDB.
Aksi penolakan itu, diaspirasikan secara langsung di kantor cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Sukabumi, yang bertempat di Jalan Salabintana, Sukabumi, pada Jumat (14/07/2023). Danial, selaku ketua umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Asal Sukabumi, mengungkap alasannya mengkritisi sistem zonasi.
“Kita menyoroti adanya praktik siswa titipan. Jika alasannya siswa titipan karena kondisi Sukabumi belum siap, mengapa hanya orang tertentu yang bisa memasukan siswa ke sekolah negeri? Padahal, seharusnya semua elemen mendapatkan hak yang sama di ranah pendidikan,” sambung Danial.
Baca Juga:Serah Terima Jabatan Komandan Kodim 0610/Sumedang Dipimpin Langsung oleh Danrem 062/TarumanagaraKomandan Kodim 0610/Sumedang Siap Kawal Pemilu 2024 Yang Bersih Dari Politik Uang
Karena gagal menemui KCD Dinas Pendidikan Wilayah V, PB Himasi akan kembali menggelar aksi dengan massa yang lebih banyak, jika tuntutannya tidak terrealisasikan. Dalam pantauan Jabar Ekpres, massa pun membubarkan diri ketika semua tuntutan dalan orasi telah diutarakan. (mg9)
