Dengan demikian, Anda dapat terhindar dari penipuan.
8. Periksa Kondisi Oli
Tips selanjutnya adalah memeriksa kondisi oli pada motor. Perhatikan apakah jumlah oli berlebihan atau tidak mencukupi.
Oli yang kondisinya baik akan berfungsi dengan baik dalam meredam suara mesin. Sebaiknya, hidupkan mesin untuk memastikan oli bekerja dengan baik.
Periksa juga kapasitas oli melalui penunjuk batas maksimum yang biasanya terdapat pada penutup oli.
Baca Juga:Dampak Telat Ganti dan Cara Cek Umur Oli MotorHati-hati, Ada Aplikasi Threads Palsu yang Bisa Bikin HP Eror
Langkah ini penting untuk mengetahui apakah motor masih menggunakan oli yang baik.
9. Hidupkan Mesin
Jika langkah-langkah sebelumnya berjalan dengan baik, Anda dapat menghidupkan mesin.
Anda tidak perlu menambah gas, biarkan mesin menyala dalam keadaan stationer. Perhatikan apakah suara mesin tetap halus.
Periksa juga apakah mesin tetap menyala dengan baik saat putaran mesin berada di bawah 1500 rpm.
Jika mesin mati tiba-tiba, itu dapat menjadi tanda adanya masalah pada mesin.
10. Periksa Fungsi Speedometer
Speedometer juga harus di periksa dan tidak boleh di abaikan. Saat motor di nyalakan, pastikan speedometer berfungsi dengan baik, karena ini sangat penting untuk keamanan dan kenyamanan saat berkendara.
Perhatikan juga indikator lain seperti indikator bahan bakar, lampu dan penghitung jarak.
Baca Juga:CEO Twitter Sebut Trafik Capai Rekor Tertinggi, Meski Laporan Menunjukan Penurunan Pengguna BulananBareskrim Polri Gelar Perkara Terkait Status Hukum Panji Gumilang
Pastikan semua fitur pada panel speedometer berfungsi dengan baik dan tidak ada masalah seperti mati atau rusak.
Selalu ingat untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap motor yang akan di beli sebelum mengambil keputusan.
Dengan melakukan tips pemeriksaan yang teliti dan bijak sebelum membeli motor bekas, Anda dapat menghindari risiko kerugian dan mendapatkan motor yang sesuai dengan kebutuhan dan harapan Anda.
