JABAR EKSPRES – Apakah kamu ingin merasakan sajian nasi unik? Kalau iya, maka kamu harus merasakan nasi jamblang.
Sampai sekarang, nasi jamblang merupakan hidangan khas Cirebon yang mempunyai banyak peminatnya.
Tentu kehadiran daun jati merupakan ciri khas penyajian nasi jamblang sehingga menarik perhatian.
Baca Juga:Dilarang Selama Puluhan Tahun, Iran Bakal Izinkan Perempuan Datang ke Stadion untuk Menyaksikan Pertandingan Sepak BolaPascakekacauan di Prancis, Belasan Ribu Kendaraan Dibakar hingga Ribuan Bangunan yang Dirusak
Daun jati dalam kuliner ini mempunyai fungsi khusus, yaitu menjaga makanan tetap segar sehingga tetap bisa kamu santap walaupun udah berhari-hari.
Katanya, namanya berasal dari nama suatu desa di Cirebon. Jadi, “Jamblang” itu adalah nama desa di kota yang terkenal sebagai Kota Udang.
Awalnya, kuliner ini erat kaitannya dengan pembangunan jalan Anyer-Panarukan oleh Jenderal Deandles. Warga setempat ikut membangun jalan itu.
Tapi seperti pada masa penjajahan pada umumnya, warga Cirebon kerja membangun jalan itu tanpa upah yang sepadan. Parahnya, banyak pekerja yang meninggal karena kelaparan.
Melansir Indonesia Kaya, nasi jamblang asli bisa tahan sampai tiga hari, asal kamu membuskusnya secara rapi dan erat dengan daun jati.
Ide inovatif itu kemudian digunakan oleh para pejuang Indonesia waktu berperang melawan penjajah, jadi tidak ada masalah kekurangan makanan.
Itulah yang bikin makanan ini punya nilai sejarah yang tinggi. Tidak hanya enak buat lidah, tapi juga jadi bagian penting dalam perjuangan pahlawan untuk membebaskan Indonesia dari penjajahan.
