Warga Cimahi Ngaku Kelaparan Jadi Sorotan, Akui Pernah Kerja di Tambang hingga Jadi Pengangguran

Ilustrasi. Warga Cimahi sempat menjelaskan kronologi mengapa keluarganya mengaku kelaparan hingga mengadu melalui layanan ‘Lapor Pak Kapolres Reborn’. (Istimewa)
Ilustrasi. Warga Cimahi sempat menjelaskan kronologi mengapa keluarganya mengaku kelaparan hingga mengadu melalui layanan ‘Lapor Pak Kapolres Reborn’. (Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Warga Cimahi bernama Yedi Salam sempat menjelaskan kronologi mengapa keluarganya mengaku kelaparan hingga mengadu melalui layanan ‘Lapor Pak Kapolres Reborn’.

Sebelumnya, warga Cimahi tersebut mengaku sempat kerja di tambang di daerah Sukabumi, namun setelah ia bekerja terlebih saat pandemi Covid-19 ia kehilangan mata pencaharian. Sehingga, ia mengaku sulit menafkahi istri dan anak-anaknya. Bahkan sang istri hingga mengadu ke Lapor Pak Kapolres Reborn.

Melalui pesan tersebut, Yedi Salam mengungkapkan keluh kesahnya kepada Lapor Pak Kapolres Reborn. Ia mengaku memiliki anak empat anak yang harus dinafkahi, sedangkan penghasilan dirinya tidak mencukupi untuk biaya sehari-hari.

Baca Juga:Kisah Pilu Warga Cimahi Ngaku Kelaparan Ngadu ke Lapor Pak Kapolres Reborn, Keluhkan Butuh NafkahSiap Maju Pilkada 2024, PKS Ogah Berkoalisi dengan Partai yang Hanya Punya Satu Kursi di DPRD Kota Depok, Sindir PSI?

Berdasarkan keternagan Yedi Salam, pesan yang dikirim ke Lapor Pak Kapolres Reborn merupakan pesan dari sang istri. Bahkan yang bekerja sebagai guru les Sekolah Dasar atau SD juga merupakan istrinya.

Tidak hanya itu, ia juga mengaku bahwa kondisi ekonomi keluarganya tengah kekuarangan. Pria 49 tahun itu saat ini berstatus sebagai pengangguran. Sejak sebelum pandemi Covid-19, ia mengaku sudah tak lagi bekerja.

0 Komentar