JABAR EKSPRES – Warga Cimahi bernama Yedi Salam sempat menghebohkan warga sekitar lantaran ia mengaku keluarganya kelaparan. Bahkan ia pun mengadu mellaui layanan ‘Lapor Pak Kapolres Reborn’.
Kisah memilihan keluarga Yedi Salam yang mengaku kelaparan hingga mengadu pada Lapor Pak Kapolres Reborn tersbeut menyita perhatian publik. Tak sedikit orang yang bertanya-tanya Bagaimana kronologinya hingga akhirnya ia dan keluarga dibantu oleh pihak kepolisian setempat.
“Anak saya 4 orang, butuh nafkah. Saya hanya guru les biasa yang berpenghasilannya tak seberapa,” pesan dari warga Cimahi tersebut melalui layanan Lapor Pak Kapolres Reborn.
Baca Juga:Siap Maju Pilkada 2024, PKS Ogah Berkoalisi dengan Partai yang Hanya Punya Satu Kursi di DPRD Kota Depok, Sindir PSI?Segera Mitigasi Polemik Ponpes Al Zaytun, BNPT Koordinasi dengan Kemenag
Tidak hanya itu, ia juga mengaku bahwa kondisi ekonomi keluarganya tengah kekuarangan. Pria 49 tahun itu saat ini berstatus sebagai pengangguran. Sejak sebelum pandemi Covid-19, ia mengaku sudah tak lagi bekerja.
Dengan demikian, ia mengaku tidak dapat memenuhi nafkah bagi istri dan keempat anaknya. Kemudian ia mengaku terakhir bekerja di tambang di daerah Sukabumi dan berhenti pada tahun 2012.
Sejak berhenti sebagai pekerja tambang, ia mengaku sempat melakoni berbagai macam profesi. Namun tak dijelaskan secara pasti profesi apa saja yang pernah dilakoninya. Lantaran tak ada pemasukan, istrinya yang bekerja sebagai guru les SD terpaksa melakoni profesi sebagai buruh cuci. Terlebih, kontrakan yang ditinggali anak dan istrinya sudah menunggak tiga bulan.
