Meresahkan! Rumah Kost Dijadikan Tempat Mabuk-Mabukan Kalangan Pelajar

Sejumlah warga di Kelurahan Mekarsari Kota Banjar menggerebek tempat kost yang jadi tempat kumpul pelajar sambil mabuk-mabukan
Sejumlah warga di Kelurahan Mekarsari Kota Banjar menggerebek tempat kost yang jadi tempat kumpul pelajar sambil mabuk-mabukan
0 Komentar

JABAREKSPRES – Sejumlah warga lingkungan Cimenyan II RT5 RW7 Kelurahan Mekarsari Kecamatan Banjar Kota Banjar Jawa Barat menggeruduk tempat kost yang dianggap meresahkan.

Diketahui tempat kost itu sering dijadikan tempat berkumpul para pelajar sambil meminum minuman beralkohol.

Anjar sebagai ketua RT setempat sudah sering kali mengingatkan agar ketika berkumpul jangan meminum-minuman keras.

Baca Juga:Kisah Mahasiswa di Cimahi Peraih Beasiswa yang Tidak Malu Berjualan Brownies Kue BalokStadion Sangkuriang Cimahi Batal Direvitalisasi, Dana PEN Dibiarkan Menguap!

Tapi nasehatnya itu tidak digubris dan berulang kali melakukan ativitas yang meresahkan warga.

“Warga sudah beberapa kali memberikan teguran namun tetap saja kejadian yang meresahkan lingkungan terulang kembali,’’ kata Anjar.

Menurutnya, tempat kost-kosan ini dijadikan tempat mabuk-mabukan, kadang mereka juga mengajak teman wanita berseragam sekolah.

Warga juga sudah berulangkali mendatangi kosan tersebut untuk menegur penghuninya pada malam hari.

Tak jarang juga, saat didatangi kedapatan penghuninya bukan pasangan suami istri.

“Mereka itu masih anak sekolah yang berkumpul dalam sebuah kamar kos hingga larut malam,’’ kata dia.

Beberapa kali kami dapati anak-anak sekolah bersama dengan kekasihnya berada di kosan tersebut hingga larut malam.

Baca Juga:Bentuk Tim Investigasi, Ridwan Kamil Minta Al Zaitun KoorperatifIUP Dibatasi, Ribuan Perkerja Tambang Terancam PHK

‘’Tidak hanya sepasang, tetapi dua hingga tiga pasang. Kami tanya, mereka pacaran,” katanya.

Ia meminta pemerintah dan pihak berwajib untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

“Tolong segera ditindaklanjuti, ini sudah sangat meresahkan warga,” ujarnya.

Kabid Trantib Satpol PP Kota Banjar Nasrudin Karim mengatakan, pihaknya sudah menerima pengaduan warga terhadap kegiatan gaduh di kos-kosan tersebut.

“Kami tindak lanjuti dengan pemberian sosialisasi kepada lingkungan sekitar dan penghuni kosnya. Kami berharap bisa tertib, dan warga nyaman.” kata Nasrudin.

Sementara itu, pihaknya juga sudah mengirimkan data-data para pelajar tersebut kepada pihak sekolah agar diberikan sanksi oleh pihak sekolah.

Meski begitu, pihaknya juga tidak akan segan untuk menangkap para pelajar itu jika mengulangi perbuatannya lagi untuk diproses dan dilakukan pembinaan.

0 Komentar