JABAREKSPRES – Pondok Pesantren Al Zaytun dengan pendirinya bernama Panji Gumilang di cap sesat oleh K.H. Muhammad Idrus Ramli.
Pernyataan KH Idrus Ramli tersebut disampaikan ketika ada pertanyaan dari jamaah yang bertanya terkait Panji Gumilang dan ponpes Al Zaytun.
Berikut pertanyaan mengenai Panji Gumilang dan Al Zaytun dari salah satu jamaah “Akhir-akhir ini saya sering melihat ataupun ada berita ya di media sosial di satu daerah yang memang saat ini sedang menjadi pusat perhatian.
Baca Juga:Peroleh Rp240.000 dari Aplikasi Penghasil Uang Tercepat 2023Pusat Wisata Kuliner Bandung di Malam Hari yang Patut Dikunjungi!
Ketua pimpinan pondok pesantren mengatakan karena Indonesia tanah yang suci jadi kita tidak wajib untuk ke Mekah, Bagaimana menurut pandangan pak kiai.”
KH Idrus Ramli pun memiliki teman yang mengajar jadi dosen di sana dan temannya tersebut bercerita kepadanya, memang Panji Gumilang suka sensasi dan bidah terbaru pada waktu salat hari raya kemarin ketika istrinya berjamaah di depan.
Menurut Imam Hanafi batal itu dalam kasus Panji Gumilang ketika perempuan ada di depan. Itu sesat bidah, mengapa? Karena di dalam hadits, aturan laki-laki dalam salat itu di depan yang di
belakang yang paling jelek shalatnya. Semetnara kalau perempuan sebaliknya, kalau shalat perempuan yang paling baik yang di belakang dan yang paling jelek yang di depan.
Mengapa? Karena di depan berjumpa dengan laki-laki, di depannya yang laki-laki jumpa perempuan di belakang makanya paling jelek. Kemudian yang baik itu di belakang itu aturannya bagi perempuan.
Menurut informasi yang KH Idrus Ramli terima katanya di Al Zaytun ini berdasarkan dari orang-orang yang memberikan informasi kalau salat jumat di sana itu di bagian depan ada beberapa
