JABAR EKSPRES – Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan menyoroti penolakan Persaudaraan Alumni (PA) 212 terhadap konser Coldplay di Jakarta yang rencananya akan digelar pada tanggal 16 November 2023.
Seperti diketahui bahwa baru-baru ini pihak PA 212 menegaskan bahwa mereka menolak konser Coldplay yang akan digelar pada tanggal 15 November di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.
Seperti diketahui bahwa konser Coldplay bertajuk Music of The Spheres 2023 akan digelar di beberapa negara di Asia termasuk Jakarta.
Baca Juga:Jhonny G Plate Gagal Nyaleg di Pemilu 2024 Akibat Korupsi? Ketum Nasdem Surya Paloh: Kami Hormati Proses HukumSoal Jabatan Menkominfo, Faldo Maldini Pastikan Pemerintah Bakal Serahkan Tugas Jhonny G Plate ke Plt
Lantaran, mereka juga memiliki hak kebebasan berpendapat termasuk unjuk rasa atau aksi protes terhadap digelarnya konser Coldplay tersbeut.
Meskipun demikian, ia memastikan bahwa pihaknya akan mengawal apa saja tuntutannya.
“Terkait adanya unjuk rasa, unjuk rasa adalah kebebasan berpendapat, kita akan kawal, apa (saja) tuntutannya,” katanya, dikutip JabarEkspres.com dari PMJ News pada Kamis, 18 Mei 2023.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pihaknya dan PA 212 harus membangun komunikasi.
Ia mengatakan bahwa pihaknya ingin tahu apa saja tuntutan dari unjuk rasa PA 212 terkait penolakan konser Coldplay di Jakarta tersebut.
“Kita harus komunikasi, kita pengen tahu unjuk rasanya pengen apa, apa yang harus kita akan kawal, ini kan kebebasan berpendapat,” katanya, menambahkan.
Pihak promotor pun sudah mengumumkan pembelian tiket konser band legendaris tersebut secara dua tahap.
