Imbas Kemacetan Penutupan Jalan Otista, Dewan Setuju Jalur SSA Sekitar Balai Kota Bogor Ditiadakan

JABAR EKSPRES – Skenario rekayasa lalu lintas pasca penutupan Jalan Otto Iskandardinata, Kota Bogor terus menjadi sorotan, tak terkecuali pihak DPRD Kota Bogor yang menilai perlu adanya kebijakan baru dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Jalur Sistem Satu Arah (SSA) Kebun Raya Bogor tepatnya disekitar Balai Kota Bogor atau Jalan Ir. H. Juanda menjadi salah satu titik yang dinilai perlu menjadi bagian dari opsi untuk Pemkot Bogor dalam mengurai kemacetan di pusat kota.

Baca Juga: Jadi Pendaftar Pertama di KPU, 50 Bakal Caleg PKS Kota Bogor Resmi Didaftarkan

Disampaikan  Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto, ia mengaku, DPRD Kota Bogor menyetujui jika SSA ditiadakan atau kembali diberlakukan sistem dua arah dengan harapan dapat menjadi alternatif dari hasil kajian yang ada.

“Termasuk juga saran masyarakat, walaupun itu diluar kajian yang ada yaitu membuat SSA ditiadakan,” ungkapnya pada Senin, 8 Mei 2023.

 

Atang menekankan, tidak ada salahnya pihak Pemkot Bogor maupun kepolisian mencoba opsi tersebut.

Menurutnya, meskipun nantinya belum dapat mengatasi carut marut kemacetan di sejumlah titik, setidaknya jika SSA ditiadakan diprediksi dapat mengurai kemacetan jalur lainnya.

 

“Ini jauh lebih baik meski itu diluar opsi kajian. Kajian sebagai panduan pedoman namun kemudian ada solusi lain yang ternyata ditemukan dilapangan kenapa tidak,” serunya.

 

“Laksanakan semua opsi alternatif dari hasil kajian, saya yakin kepolisian dan pemerintah sudah sangat menguasai itu, tapi kalau ternyata belum juga mengurai kemacetan yang ada usulan aspirasi masyarakat untuk meniadakan SSA dan menjadikannya dua arah saya kira sangat layak untuk dicoba,” lanjut Atang.

 

Politisi PKS itu mengungkapkan, bahwa banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung meminta untuk meniadakan dan memberlakukan kembali dua arah SSA.

 

“Mereka menyayangkan kalau itu terjadi sampai tujuh bulan kedepan, maka banyak juga yang meminta SSA dicoba ditiadakan, kalau ternyata itu memenuhi solusi yang ada saya kira itu bagus, saya kira itu bukan suatu yang tidak bisa diubah,” paparnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan