Jabar Ekspres – Dunia hiburan Korea Selatan tidak henti-hentinya membuat terobosan baru, kali ini Kpopers seluruh dunia kembali dikejutkan dengan kedatangan group KPop Terbaru besutan Metaverse Entertainment. Hal itu dikarenakan girl group ini bukan seperti grup KPop pada umumnya. MAVE merupakan girl goup virtual yang berarti semua anggotanya tidak nyata.
MAVE berasal dari kata “Make New Wave” yang memiliki makna bahwa mereka ingin membuat gelombang baru di industri hiburan korea selatan.
Pada tanggal 11 Januari 2023, Metaverse Entertainment selaku agensi yang menaungi MAVE memperkenalkan keempat anggota girl group MAVE yaitu: MARTY, TYRA, ZENA dan SIU. Dikutip dari laman situs allkpop, setiap anggota girl group MAVE memilki sifat yang unik satu sama lain. Keempat anggota MAVE merupakan simbol dari musim, emosi dan bahasa yang berbeda. Masing-masing anggota juga memiliki logo yang berbeda.
Baca Juga:Inilah Manajer Investasi Dengan Bayaran Tertinggi7 Aplikasi Pinjol Tanpa BI Checking Cepat Cair Legal OJK
Diceritakan bahwa keempat anggota ini datang dari masa depan, setiap anggota datang atau “mendarat” di berbagai negara di belahan bumi ini. Inilah lokasi pendaratan keempat anggota girl grup MAVE:
- SIU mendarat di Jeju, Korea Selatan.
- ZENA mendarat di Paris, Prancis.
- TYRA mendarat di California, United States.
- MARTY mendarat di Jakarta, Indonesia.
Pada Tanggal 17 Januari 2023 Mereka mengunggah Pesan Suara di platform Sosial Media mereka yaitu TikTok dan Twitter (@mave_official_), setiap anggota membacakan sebuah narasi yang menggambarkan diri mereka sendiri saat terdampar di daerah yang mereka darati menggunakan bahasa asal pendaratan mereka. Seperti MARTY yang mendarat di Jakarta, Indonesia. Ia menyampaikan dialog berbahasa Indonesia seperti di bawah ini:
“Mataku terbuka, Gedung-gedung pencakar langit yang menjulang tinggi di langit, suara berisik orang-orang berbicara, udara yang lembab dan panas kegembiraan yang tak terkendali datang mencariku”
Hal itu sontak membuat warganet dari Indonesia terkejut, dikarenakan MARTY dapat berbicara Bahasa Indonesia dengan baik. Warganet pun mengira bahwa MARTY merupakan orang Indonesia, namun warganet lain juga menjelaskan bahwa kemunculan karakter AI itu hanya memiliki konsep datang dari masa depan dan hanya mendarat saja di Indonesia dan bukan orang Indonesia.
