Miris! Dipicu Dana Hibah, Hubungan Ketua KONI-Bupati KBB Memanas, Para Atlet Jadi Korban?

BANDUNG BARAT – Hubungan yang kurang harmonis terjadi antara Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) Agus Mulyo Sutanto dengan Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan.

Hal itu buntut dari anggaran hibah untuk KONI yang hanya diberikan jatah sebesar Rp 500 juta di tahun 2023.

Agus menyatakan, sudah menyerahkan proposal pengajuan bantuan hibah tersebut ke Dinas Pemuda dan Olahraga sejak Agustus 2022 lalu.

Pengajuan tersebut, kata Agus, lengkap dengan kebutuhan anggaran yang diperlukan KONI KBB.

“Sudah diajukan sebesar Rp 9 miliar, dan pengajuan itu ada dasarnya. Contoh kecil yang saya ajukan ini, atlet yang sudah berprestasi di Porprov ini kan kita dapat 49 medali. Mereka harus dibina setiap bulan ada uang susu, uang apa, uang setiap bulan itu namanya insentif khusus,” katanya, Rabu (18/1/2023).

Tidak hanya itu, wacana Bupati Bandung Barat yang akan memberikan hibah secara langsung ke cabang olahraga (cabor) melalui Dispora, tegas dia, tidak bisa dilakukan. Sebab, penyerahan hibah sudah diatur dalam undang-undang nomer 11 tahun 2020.

 

“Undang-undang nomor 11 tahun 2020 pasal 97 ayat 2 ini itu hibah untuk KONI, dan kalau terjadi di Indonesia hanya di KBB yang seperti ini,” jelasnya.

Menurutnya, hal tersebut perlu dilakukan untuk mencari solusi mengenai permasalahan yang mencuat di publik. Supaya tidak terjadi multi tafsir di cabor, atlet, serta masyarakat.

“Permasalahan ini harus diselesaikan, saya siap untuk duduk bersama membahas masa depan olahraga di Kabupaten Bandung Barat,” tegasnya Agus.

Duduk bersama itu, kata Agus, bertujuan untuk mencari sebuah keputusan supaya tidak terjadi pertentangan berkepanjangan dan multi pandangan antara Pemerintah Bandung Barat serta para penggiat olahraga maupun atlet-atlet lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *