Bupati Cianjur Terima Langsung 12 Truk Bantuan Korban Gempa

Jabarekspres.com – Sebanyak 12 truk bantuan dan uang tunai Rp 500 juta yang dihimpun Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung diserahkan secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna kepada Bupati Cianjur, Herman Suherman di Pendopo Kabupaten Cianjur, Senin 28 November 2022.

Jenis bantuan yang diberikan di antaranya pakaian, selimut, sembako, makanan ringan, sandal, susu, kerudung, sepatu anak, koper, obat-obatan, alat mandi, tenda pleton, air mineral dan kasur.

Ema mengatakan, atas nama Pemkot Bandung turut prihatin atas musibah gempa bumi yang menimpa Kabupaten Cianjur.

“Kami turut prihatin yang sedalam-dalamnya. Kami merasakan hal yang saudara-saudara di Cianjur rasakan,” ujarnya.

Ema menyatakan, Pemkot Bandung akan terus berkomitmen berkontribusi pada setiap bencana yang terjadi, termasuk gempa Cianjur.

“Pada malam setelah terjadinya gempa, kami telah mengirimkan 20 ambulan dari 14 rumah sakit. Kami juga mengirimkan tim rescue Diskar PB,” katanya.

Pemkot Bandung sebelumnya juga telah mengirimkan bantuan ambulan, dokter spesialis, dokter umum, perawat, dan tenaga farmasi.

Selain itu, Pemkot Bandung melalui Dinas sosial juga telah mendirikan dapur umum sejak Sabtu, 26 November 2022 di Desa Sukamanah Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Cianjur.

“Kami juga mendirikan dapur umum sudah berjalan selama dua hari. Kami merasa Cianjur adalah saudara kami dan saling membantu,” ujar Ema.

Ema berharap, berbagai bantuan yang telah dikirimkan oleh Pemkot Bandung dapat meringankan beban korban dan bermanfaat. “Semoga dapat diterima masyarakat dengan baik,” katanya.

 

Bupati Cianjur Berikan Apresiasi

 

Atas hal itu, Bupati Cianjur Herman Suherman mengapresiasi berbagai bantuan yang telah diberikan oleh Pemkot Bandung. Tak lupa, ia meminta doa seluruh masyarakat agar situasi cepat kembali pulih.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemkot Bandung atas atensinya kepada kami. Mohon doanya dari seluruh masyarakat kota Bandung, agar kami bisa cepat pulih kembali,” kata Herman.

Herman mengungkapkan, dari 32 kecamatan di Kabupaten Cianjur, sebanyak 16 kecamatan terdampak gempa.

Sampai saat ini, Senin 28 November 2022 korban meninggal akibat gempa mencapai 320 orang. Sedangkan jumlah bangunan yang terdampak mencapai 56.000 bangunan. Sebanyak 23.000 bangunan mengalami rusak berat, sisanya rusak ringan dan sedang. “Ada 14 warga kami yang sampai sekarang belum ditemukan,” ujarnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan