Kepemimpinan Baru DPP Sundawani Indonesia Sempat Digugat, Ini Hasilnya

Editor: Reporter: Yanuar Baswata

BANDUNG – Paguyuban Sundawani Indonesia lakukan pemeriksaan, atas gugatan mengenai kepengurusan kepemimpinan di Pengadilan Negeri Bandung Kelas 1A Khusus.

Ketua Bidang Hukum Dewan Pimpinan Pusat Sundawani Indonesia, Dede Ahmad Sasmita mengatakan, gugatan yang ditujukan itu salah satunya kepada Ketua Umum Paguyuban Sundawani Indonesia, Julian Rahmawan.

“Tadi Pengadilan Negeri Bandung Kelas 1A Khusus telah membacakan hasil putusan sela, pada intinya gugatan yang diajukan oleh para penggugat telah dinyatakan tidak diterima atau ditolak,” kata Dede, Selasa (22/11).

Dia menerangkan, ditolaknya gugatan tersebut mempertegas bahwa kepengurusan Paguyuban Sudawani Indonesia saat ini masih diakui negara dan sah secara aturan hukum yang berlaku.

“Dengan ini, kepengurusan Perkumpulan Sundawani Indonesia yang dipimpin oleh Ketua Umum saat ini berhak menggunakan fasilitas, sarana dan prasarana serta atribut,” terang Dede.

Dia menambahkan, hak menggunakan fasilitas hingga atribut Paguyuban Sundawani Indonesia itu, berlaku juga bagi seluruh jajaran dan anggota di bawah kepemimpinan Julian Rahmawan.

Diketahui, gugatan tersebut dilakukan oleh beberapa orang yang pernah aktif sebagai anggota di Paguyuban Sundawani Indonesia.

Adapun para penggugat itu bernama Asep Yusuf Hendra Permana, Yudha Sukmanagara, Achmad Nuhraha, Agung Sunaryo, Bettes Trimawar, Iwan Mustofa dan Agus Wardi Sutro.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *