Hikmah Menghitung Dzikir dengan Ruas Jari, Ternyata Luar Biasa Keutamaannya

JABARAKSPRES.COM – Sering kali kita melihat seseorang seusai mengerjakan sholat fardhu dilanjutkan dengan berdzikir menggunakan ruas jari tangannya. Sebenarnya seperti apa tuntunan dan hikmah berdzikir menggunakan ruas jari ini, padahal saat ini sudah banyak alat Dzikir digital yang lebih memudahkan dalam penghitungan jumlah dzikir.

Mengutip sebuah artikel di laman bersamadakwah.net disebutkan secara hasan dalam Sunan Abu Dawud dan Sunan at-Tirmidzi, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memberitahukan kepada seorang shahabiyah yang ikut hijrah ke Madinah agar menghitung dzikir dengan menggunakan ruas jari tangan.

Dengan begitu sudah jelas ada tuntunan dalam berdzikir menggunakan ruas jari tersebut.

امرهن ان يراعين بالتكبيروالتقديس والتهليل وان يعقدن بالانامل، فانهن مسؤولات مستنطقات

Anna an-nabiyya amara hunna an-yura’iina bi at-takbiiri wa at-taqdiisi wa at-tahliili, wa an-ya’qidna bil anaamili, fa innahunna mas-uulaatun mustanthiqaatun.

Nabi memerintahkan kaum wanita agar selalu membiasakan amalan dengan membaca takbir, taqdis, dan tahlil. Semua itu agar dihitung dengan ruas jari-jari tangannya. Karena di Hari Kiamat kelak, ruas-ruas jari tangan tersebut akan dimintai keterangan dan dituntut untuk berbicara.

Riwayat menghitung dzikir dengan ruas tangan ini juga diperkuat dengan satu riwayat yang tersebut dalam Sunan at-Tirmidzi, Sunan Abu dawud, Sunan an-Nasa’i secara shahih dari ‘Abdullah bin ‘Umar,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *