Chemistry Terbangun, Persib Siap Menggigit Musim Baru

Chemistry Terbangun, Persib Siap Menggigit Musim Baru
Skuad Persib tampak serius melahap menu latihan di Thailand/Foto: Dok Persib
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Persib Bandung tengah menjalani fase penting dalam persiapan musim kompetisi 2025/2026. Di bawah langit Thailand, skuad Maung Bandung tidak hanya berlatih fisik dan taktik, tapi juga mempererat chemistry sebagai fondasi menuju ambisi besar di Liga Super dan AFC Champions League (ACL) Two.

Bek anyar Persib, Alfeandra Dewangga, menjadi salah satu pemain yang paling merasakan dampak positif dari program pemusatan latihan ini. Menurutnya, dalam waktu sepekan, suasana tim mulai terasa jauh lebih akrab dan solid.

“Karena kami sudah kumpul lebih dari seminggu, suasana jadi makin cair. Banyak juga yang sebelumnya sudah pernah main bareng, jadi itu membantu,” ujar Dewa, sapaan akrabnya, dikuti dari laman resmi klub.

Baca Juga:Xavi Simons Ngebet Gabung Chelsea, The Blues Siapkan Gebrakan Baru!Tanggapi Polemik Pembagian Bir di Pocari Sweat Run 2025, Farhan: Sudah Disanksi Sosial

Persib sendiri memulai kamp pelatihan di Thailand sejak 17 Juli 2025, dan dijadwalkan akan berakhir pada 27 Juli. Sepuluh hari intensif ini menjadi momen penting untuk menyatukan seluruh elemen tim, terutama dengan adanya wajah-wajah baru.

Salah satu rekrutan yang tengah dalam proses adaptasi adalah Frans Putros, bek berdarah Irak-Denmark. Kehadirannya menjadi warna baru di lini pertahanan, meski Dewa mengakui belum terlalu akrab dengan pemain tersebut.

“Putros masih baru, jadi kami mulai pendekatan lagi. Tapi kami yakin dia bisa menyatu karena suasananya mendukung,” katanya.

Di sisi lain, lini tengah Persib juga kedatangan pemain anyar yang tak kalah menarik perhatian: Luciano Guaycochea. Gelandang asal Argentina yang akrab disapa Lucho ini membawa pengalaman dan visi bermain yang khas.

Sejak resmi bergabung pada 2 Juli lalu, Lucho langsung tancap gas dalam latihan untuk menyesuaikan diri dengan ritme dan budaya tim. Thailand menjadi saksi kerja kerasnya dalam mematangkan peran di lini tengah Persib.

“Kalau menggambarkan diri sendiri, saya paling senang saat bisa menguasai bola. Tapi saya lebih suka orang lain yang menilai saya,” kata pemain berusia 32 tahun ini dengan rendah hati.

Lucho bukan nama asing di Asia Tenggara. Sebelum merapat ke Bandung, ia membela Perak FC di Malaysia selama dua musim. Selama masa itu, ia tampil dalam 39 laga dan mencetak 15 gol, catatan yang cukup impresif bagi seorang gelandang.

0 Komentar