Konsumen SPBU Pertamina Mulai Beralih ke Vivo, Ini Penyebabnya

Konsumen SPBU Pertamina Mulai Beralih ke Vivo, Ini Penyebabnya
Konsumen SPBU Pertamina Mulai Beralih ke Vivo, Ini Penyebabnya - Ilustrasi/Ist
0 Komentar

Rizky menilai masyarakat memiliki kebutuhan yang bermacam-macam tidak hanya untuk membeli bensin saja akan tetapi efek kenaikan BBM ini sangat besar.

“Sangat tidak tepat BBM naik karena kebutuhan masyarakat tidak hanya membeli BBM saja tapi membeli kebutuhan pokok lainnya. Tapi saat ini BBM naik kebutuhan pokok juga ikut naik, imbasnya kemana-mana,” ujar Rizky.

Tidak hanya Rizky yang beralih ke SPBU vivo tapi Donny pengemudi Ojek online ini mengatakan dirinya sudah beralih ke Vivo dan terkadang masih memakai bensin dari pertamina.

Baca Juga:BPJS Kesehatan Bandung Edukasi Ribuan Mahasiswa Baru UNLA tentang Pentingnya JKNFaizal Assegaf Sebut Nikita Mirzani Sederajat dengan Gus Baha, Minta Najwa Shihab Merangkulnya

“Saya sebelumnya menggunakan Pertalite dan Pertamax, tetapi alasan antrian yang cukup panjang saya saat ini beralih ke Vivo.” Ujar Donny.

“Kualitas Bensin Vivo tidak kalah dengan pertamina, tarikan dimotor lebih enteng dan awet di mesin,” ujarnya.

“Sebenarnya saya juga merasakan Pertalite sebelum BBM naik sudah boros, dia membantah jika pemerintah mengurangi kandungan yang berada di BBM jenis pertalite, dia mengatakan Pertamina perusahaan yang besar, memiliki tim pengawas dan punya SOP atau standarisasi perusahaan dan tidak mungkin menurunkan kualitas,” ucapnya

Dia hanya menyesali antrian panjang yang kerap kali dirinya ingin mengisi bensin di SPBU Pertamina.

“Kalo isi bensin di SPBU Pertamina jika mengalami antri panjang lumayan menghabiskan waktu sekitar 10 menit, bisa dilihat antrianya cukup panjang.” sambungnya.  (Disway)

0 Komentar